Breaking News:

Berita Surabaya

PTM Dimulai Tetapi Banyak Siswa Belum Berseragam, Pemkot Surabaya Didesak Cairkan Dana Operasional

Mereka dicover biaya SPP hingga kebutuhan personal oleh pemkot. Baik seragam maupun kebutuhan lain. Namun hingga saat ini, anggaran itu belum cair.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Deddy Humana
surya/nuraini faiq
Wakil Ketua Komisi A dari Fraksi PKB mendukung pelaksanaan PTM dengan memberi bantuan penyemprot disinfektan di salah satu sekolah di Kecamatan Semampir Surabaya, Minggu (5/9/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Wakil Ketua Komisi DPRD Surabaya, Camelia Habiba mendesak agar Pemkot Surabaya segera mencairkan anggaran bantuan operasional pendidikan sekolah swasta. Termasuk anggaran untuk pemenuhan seragam bagi siswa dari masyarakat berpenghasikan rendah (MBR).

Selama ini, banyak siswa dari keluarga kurang mampu bersekolah di SMP swasta. Mereka dicover biaya SPP hingga kebutuhan personal oleh pemkot. Baik seragam maupun kebutuhan lain. Namun hingga saat ini, anggaran itu belum cair.

"Kami mendesak agar Pemkot Surabaya segera mencairkan dana tersebut. Selain bisa untuk pembelian seragam sekolah siswa MBR, bantuan pemkot itu juga untuk operasional sekolah," ujar Habiba, Minggu (5/9/2021).

Sudah dua tahun, bantuan tersebut belum cair. Banyak warga MBR di Surabaya Utara itu yang mengeluhkan realisasi seragam putra-putrinya. Apalagi saat hendak dimulainya PTM.

Siswa baru dari warga MBR yang belum punya seragam, adalah dari Mitra Warga. Pemenuhan seragam diambilkan dari bantuan operasional pendidikan. Selain itu, warga juga ingin anak-anaknya divaksin.

Habiba yang Wakil Ketua Komisi A disambati warga dan sekolah saat ia berkunjung ke SD Al Ikhlas dan SMP PGRI 6 di wilayah Kelurahan Wonoksumo, Kecamatan Semampir. Habiba ingin memastikan kesiapan sekolah swasta menyambut PTM.

Tidak hanya sekolah, wali murid juga harus dilibatkan dalam menegakkan prokes. Sekolah diminta untuk membentuk gugus tugas yang melibatkan guru, murid, dan orang tua. Hubungan segitiga ini harus terjalin dengan baik.

Habiba pun mengecek kesiapan di setiap ruang kelas dan ruang guru hingga perpustakaan dan ruangan lainnya. Habiba memberikan bantuan alat penyemprot disinfektan kepada sekolah. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved