Breaking News:

Berita Surabaya

Ekonomi Tercabik Pandemi, 15 Perempuan Menyulam Asa dalam Pelatihan Bersama Rotary D3420 Area Jatim

Hasilnya menurut Dwi Santi, akan dibeli oleh para member Rotary kembali. Sehingga mereka tidak perlu mencari pasar.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Deddy Humana
Rotary Club Kaliasin
Rotary Club Surabaya Kaliasin membuka pelatihan bagi 15 perempuan terdampak pandemi dari Kecamatan Gubeng dan Wiyung yang digelar Rotary D3420 area Jawa Timur, bersama Forum Pemberdayaan Perempuan Jawa Timur dan didukung oleh Rumah Kreatif BUMN. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Rotary D3420 area Jawa Timur, bersama Forum Pemberdayaan Perempuan Jawa Timur mengadakan event dengan tema 'Perempuan Cerdas' dengan menggelar pelatihan menyulam.

Kegiatan yang didukung oleh Rumah Kreatif BUMN itu diadakan Jumat (3/9/2021) lalu, untuk mendukung dan mendorong ekonomi ibu-ibu yang ekonomi keluarganya terdampak pandemi.

"Mereka adalah ibu-ibu yang sebelumnya punya usaha kecil, seperti berdagang makanan, minuman dan kue-kue. Namun selama pandemi Covid-19 ini, menjadi tidak laku dan tidak ada pendapatan," kata Dwi Santi, President Rotary Club Surabaya Kaliasin, sebagai koordinator kegiatan bertema Perempuan Mandiri, Minggu (5/9/2021).

Pelatihan yang diberikan adalah merajut. Mereka mendapatkan pelatihan rajut dari dasar, dengan bahan baku dari donasi, kemudian memprosesnya menjadi aneka bentuk.

Hasilnya menurut Dwi Santi, akan dibeli oleh para member Rotary kembali. Sehingga mereka tidak perlu mencari pasar.

"Tetapi targetnya, dengan pelatihan ini mereka juga bisa mendapatkan pasar. Karena memang beda dengan makanan dan minuman yang harus habis, dengan merajut ini diharapkan mereka tetap berdaya dan bisa mendapatkan penghasilan kembali," beber Dwi Santi, yang sehari-hari berprofesi sebagai bankir tersebut.

Diakui Dwi Santi, perempuan memiliki kemampuan daya juang yang tinggi. Karena itu, mereka yang terdampak tidak boleh hanya pasrah kemudian tidak berdaya untuk melakukan kegiatan lain yang bisa mendapatkan kembali penghasilan untuk mencukupi biaya hidupnya.

Trusti Judiarto dari Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia menambahkan, bahwa pelatihan ini memberikan nilai tambahan dan memberikan pengalaman baru bagi masyarakat yang terdampak pandemi.

"Pelatihan memberi nilai tambah pada goodie bag dengan sulam dan perca pada wanita terdampak pandemi," ungkap Trusti.

Setelah dilakukan pelatihan tersebut, Rotary akan terus memantau hasil dari pelatihan menyulam tersebut dan produknya akan dipromosikan oleh Rotary sehingga produk yang dihasilkan dapat bernilai ekonomi yang tinggi.

Deputy District Governour Rotary yang membawahi area Jatim, Yetty Sutan Siregar menambahkan, program ini menjadi komitmen bagi Rotary sebagai club kemanusiaan.

"Salah satu komitmen dari salah satu fokus pelayanan Rotary Growing Local Economy yaitu membangun pertumbuhan ekonomi dan menciptakan peluang kerja yang layak dengan pemberikan pelatihan dan peningkatan skill khususnya terhadap perempuan," jelas Yetty.

Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat memberikan peluang wirausaha bagi para perempuan terdampak pandemi, sekaligus Rotary akan membantu untuk mempromosikan produk- produk hasil pelatihan tersebut. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved