Breaking News:

Berita Surabaya

Ditawarkan Mulai Rp 378 Jutaan dan Rp 450 Jutaan, Klaster Baru Jayaland Ludes Saat Pemilihan NUP

Saat ini, meski kondisi pasar properti terdampak pandemi, namun pasar end user rumah tapak di harga ini masih ada.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Deddy Humana
surya/sri handi lestari
Panji Manggala, Manager Unit Puri Jaya Sidoarjo dan Ali Chusayydin, Managar Pemasaran Jayaland saat pemilihan unit kluster Breeze Spring Perumahan Surya Breeze di Gedangan, Sidoarjo, Sabtu (4/9/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pengembang Jayaland meluncurkan klaster baru di Perumahan Surya Breeze, Breeze Spring, dengan jumlah rumah mencapai 297 unit. Kehadiran klaster baru tersebut berhasil menarik minat konsumen dengan terbukti sold out (habis terjual) saat pemilihan unit yang digelar Sabtu (4/9/2021) lalu.

Ali Chusayydin, Managar Pemasaran Jayaland mengatakan, pihaknya mulai memasarkan produk rumah tapak klaster Breeze Spring ini usai dikenalkan melalui Product Knowledge (PK) awal Agustus 2021 lalu.

"Namun untuk pengenalan sudah kami infokan sejak pertengahan Juni 2021 lalu dan melihat respon pasar yang lumayan, kami lanjutkan dengan PK, dan mulai pasarkan dengan pengambilan Nomor Urut Pemesanan (NUP)," jelas Ali di sela pemilihan unit yang digelar secara online untuk konsumennya, dari kantor pemasaran Jayaland di kawasan Puri Surya Jaya, Gedangan, Sidoarjo.

Dari NUP yang dipesan mencapai 377 nomor. Mereka mengambil NUP tersebut dengan menyetor uang Rp 5 juta. Selanjutnya dengan NUP tersebut, digunakan untuk pemilihan unit yang dilakukan secara online dan hasilnya sepanjang Sabtu tersebut, 297 unit rumah tapak dan 23 unit Rumah Wira Usaha (RWU) ludes alias sold out.

Bila berhasil mendapatkan unit, bisa menambah Rp 5 juta menjadi Rp 10 juta sebagai tanda jadi. Sedangkan yang tidak mendapatkan unit, uang pengambilan nomor NUP dikembalikan 100 persen.

Menurut Ali, sold out-nya kluater ini karena harga rumah yang terjangkau. "Dengan ada dua type, masing-masing Lily dan Rose, dipasarkan mulai Rp 378 jutaan dan Rp 450 jutaan," jelas Ali.

Saat ini, meski kondisi pasar properti terdampak pandemi, namun pasar end user rumah tapak di harga ini masih ada. Sehingga ketika produk ini ditawarkan, respon pasar yang mayoritas end user cukup tinggi.

"Meski dari beberapa konsumen yang pilih unit ada nama-nama yang tidak asing bagi kami, atau ada yang repeat buyer dari konsumen kami sebelumnya," ungkap Ali.

Tipe Lily berukuran 36/72 , sementara tipe Rose 41/90. Merupakan klaster kedua dari Surya Breeze, setelah klaster pertama Breeze Residence, sebanyak lebih dari 400 unit sold out.

Panji Manggala, Manager Unit Puri Jaya Sidoarjo mengatakan, konsep klaster baru ini memiliki ciri khas fasiltas umum yang cukup mendukung di masa pandemi Covid-19 saat ini.

"Di antaranya ada fasilitas Community center, Children Playground, taman tematik, ring basket dan yang menunjang kegiatan untuk kebugaran dan kesehatan," ungkap Panji.

Dengan sold out-nya NUP itu, proses pembangunan akan dimulai dalam satu tahun ke depan dan target serah terima setelah 24 bulan pembangunan.

Untuk kemudahan pembelian dengan KPR, klaster ini ditawarkan dengan uang muka mulai 10 persen yang bisa diangsur 12 kali. "Juga ada pilihan-pilihan uang muka lainnya, termasuk untuk yang cicilan in house kami juga ada pilihan kemudahan," tandas Panji. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved