Breaking News:

HUT Trenggalek ke 827

Menelisik Trenggalek dari Zaman Prasejarah, Banyak Bangunan Megalitik di Pesisir Selatan

Keberlangsungan Trenggalek pada masa prasejarah, kata Harmaji, bisa dibuktikan dengan banyaknya bangunan megalitik

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
YouTube Harian Surya
Budayawan asal Kabupaten Trenggalek Harmaji 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Budayawan asal Trenggalek Harmaji menjelaskan, daerah yang saat ini disebut sebagai Kabupaten Trenggalek telah terbentuk sejak sejak zaman dulu. Termasuk zaman prasejarah.

Keberlangsungan Trenggalek pada masa prasejarah, kata Harmaji, bisa dibuktikan dengan banyaknya bangunan megalitik yang berada di beberapa lokasi pesisir dan pegunungan bagian selatan di Trenggalek.

“Seperti kita tahu bahwa bagian selatan adalah dataran tertua yang ada di Pulau Jawa,” kata Harmaji, dalam webinar nasional memperingati HUT Trenggalek Ke-827, Jumat (3/9/2021).

Sementara pada zaman sejarah, kehidupan di Trenggalek bisa ditilik dari Prasasti Kampak yang pernah ditemukan di Sumber Ngudalan, Kecamatan Kampak.

Juga Prasasti Kamulan di Desa Kamulan yang dijadikan salah satu patokan usia Trenggalek.

“Mengapa Hari Jadi Trenggalek ditandai dari Prasasti Kamulan? Karena ada beberapa hal yang mendasari struktur pemerintahan yang paling kecil (ada di sana),” sambung dia.

Menurut dia, Kamulan pada masanya adalah bagian dari daerah metropolis.

Ada kawasan pemukiman besar di sana yang bisa ditunjukkan melalui berbagai macam artefak.

Sejarah Trenggalek lainnya dapat juga dilihat pada masa Kerajaan Mataraman.

Beberapa saat setelah Perjanjian Giyanti 1955, wilayah Kabupaten Trenggalek seperti bentuknya saat ini terbagi menjadi dua wilayah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved