Breaking News:

Berita Kediri

Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Kediri Langsung Lakukan Sidak

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri telah melakukan sidak menyusul laporan terjadinya kelangkaan elpiji atau LPG 3 kg di Kota Kediri.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Didik Mashudi
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri telah melakukan sidak menyusul laporan terjadinya kelangkaan elpiji atau LPG 3 kg di Kota Kediri. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri telah melakukan sidak menyusul laporan terjadinya kelangkaan elpiji atau LPG 3 kg di Kota Kediri.

Sidak distribusi elpiji 3 kg dilakukan ke sejumlah pangkalan dan agen elpiji di seputaran wilayah Kota Kediri. Sidak dilakukan untuk mengecek terjadinya kelangkaan pasokan di tengah masyarakat.

Kepala Disperdagin, Tanto Wijohari dikonfirmasi melalui Kabid Perdagangan, Anik Sumartini mengakui telah mendapatkan laporan keluhan dari masyarakat.

“Ada laporan dari masyarakat mengeluhkan kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kg yang beredar di pasaran,” terang Anik, Sabtu (4/9/2021).

Selanjutnya Tim TPID melakukan sidak didampingi petugas dari UPT Perlindungan Konsumen Kediri, Polres Kediri Kota, Pertamina, serta Hiswana Migas Kediri.

“Sebagai bentuk respon kami terhadap keluhan dari masyarakat, TPID bersama dengan unsur-unsur terkait melakukan pemantauan di agen -agen gas serta pangkalan," jelasnya.

Sejumlah agen dan pangkalan yang didatangi di antaranya, PT Wahyu Abadi Gas, PT Pridava dan pangkalan gas elpiji Sri Rahayu.

Dari hasil pemantauan, didapati suplai gas elpiji 3 kg ke para agen dan pangkalan terpantau lancar dan tidak ada kendala.

“Semuanya aman, pasokan juga lancar,” jelasnya.

Sedangkan terkait kelangkaan elpiji yang dikeluhkan oleh masyarakat diduga ada kenaikan permintaan elpiji ukuran 3 kg oleh konsumen di luar untuk rumah tangga dan UMKM yang juga membeli elpiji 3 kg melalui pengecer.

Anik Sumartini mengimbau masyarakat supaya tidak khawatir dan tidak perlu panik dalam berbelanja. Sebab hal itu juga dapat berpotensi menimbulkan kelangkaan pada suatu komoditas tertentu, bahkan gas sekalipun.

“Kami telah melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan pasokan gas elpiji 3 kg disejumlah agen serta pemasok gas di Kota Kediri. Jumlahnya terpantau aman, jadi kami harap masyarakat tidak perlu terlalu khawatir,” jelasnya.

Bagi kalangan UMKM, industri dan sejenisnya kami himbau supaya dapat membeli gas elpiji langsung dari pangkalan atau agen daripada di pengecer. Hal itu guna mengantisipasi kelangkaan untuk keperluan rumah tangga.

Sementara Harga Eceran Tertinggi (HET) di Kota Kediri untuk tabung gas elpiji ukuran 3 kg saat ini Rp 14.500 di tingkat agen dan Rp 16.000 untuk pangkalan. HET merupakan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved