Breaking News:

Berita Trenggalek

Disbudpar Jatim Turut Dampingi Pembentukan Desa Wisata di Kabupaten Trenggalek

Bantuan pendampingan akan menambah bekal bagi para penyelanggara desa wisata untuk lebih matang mempersiapkan strategi kepariwisataannya.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Potensi wisata di Kabupaten Trenggalek. 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur ikut mendampingi pembentukan 35 desa wisata di Kabupaten Trenggalek.

Pendampingin itu dilaksanakan secara daring selama 4 hari dalam sepekan ini, yakni pada tanggal 2-3 dan 8-9 September 2021.

Disbudpar Jatim menghadirkan beberapa narasumber dalam pendampingan itu.

Mulai dari akademisi dari perguruan tinggi hingga pengelola wisata yang telah sukses mengembangkan desa wisata di daerahnya.

Sementara dari sisi peserta, seluruh pihak dari 35 desa wisata dilibatkan dalam pendampingan.

Mulai daerah kepala desa, kelompok sadarwisata, pengelola, hingga tim pendamping dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Trenggalek.

Baca juga: Kisah Cak Man Rintis Usaha Bakso Kota Sejak Tahun 1980, Sempat Pikul Dagangan Keliling Kota

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek Sunyoto mengatakan, pendampingan ini merupakan tindaklanjut dari permintaan pemda ke pemprov terkait rencana pengembangan 100 desa wisata dalam 3 tahun di Trenggalek.

“Ini pengalaman pertama Trenggalek membentuk desa wisata secara massal. Kemudian di penganggaran 2021, sangat minim karena refocusing. Sehingga kami meminta dinas di provinsi untuk dapat membantu. Dan alhamdulillah ditanggapi positif dan ditindaklanjuti dengan pendampingan ini,” kata Sunyoto, Jumat (3/9/2021).

Pihaknya berharap, bantuan pendampingan dari Disbudpar Jatim akan menambah bekal bagi para penyelanggara desa wisata untuk lebih matang mempersiapkan strategi kepariwisataannya.

“Ini sekaligus untuk memberi pelajaran kepada tim desa wisata untuk membuka cakrawala mereka dalam mengembangkandesa wisatanya. Bagaimana cara memasarkannya, menggunakan teknologi untuk mengenalkan potensi masing-masing,” sambung dia.

Seperti diketahui, Kabupaten Trenggalek tengah mencanangkan program 100 desa wisata.

Program ini dimulai pada 2021 dan akan berjalan hingga tiga tahun mendatang.

Pada tahun ini, sebanyak 35 desa dibina dan didampingi untuk dapat membentuk desa wisata yang menarik.

Pemkab berharap, desa wisata akan menjadi salah satu ujung tombak untuk mendorong bergeliatnya ekonomi setelah pandemi Covid-19.

BACA BERITA TRENGGALEK LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved