Breaking News:

Berita Surabaya

Aksi Maling Sepeda Motor di Sidodadi Surabaya Terekam CCTV, Dalam Hitungan Detik Gondol Kendaraan

Aksi pelaku pencurian sepeda motor terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV), menyatroni toko plastik di Jalan Sidodadi Surabaya.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Pelaku terekam kamera CCTV saat beraksi mencuri sepeda motor yang terparkir di toko plastik Jalan Sidodadi Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Aksi pelaku pencurian sepeda motor terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV), menyatroni toko plastik di Jalan Sidodadi Surabaya.

Pelaku menggasak sepeda motor Honda Beat L 4838 OJ, milik Dany, salah satu karyawan toko.

Aksi bandit motor itu sempat kepergok karyawan toko dan mengejarnya. Tapi sayang, upaya itu tidak berhasil karena pelaku lebih dulu kabur ke arah utara Jalan Sidodadi.

Karena sepeda motornya raib, korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Surabaya.

Rekaman CCTV toko pun sudah diserahkan ke polisi sebagai alat bukti petunjuk.

"Sudah lapor ke Polrestabes, kejadian Kamis (2/9/2021) sore," kata Dany, Sabtu (4/9/2021).

Dari hasil rekaman kameran CCTV tersebut, tampak pelaku yang mengenakan sweater dan celana panjang warna putih serta memakai sandal masuk toko sambil main handphone.

Kemudian pemuda itu, langsung menuju parkiran sepeda motor di toko tersebut.

Ada tiga sepeda motor milik karyawan yang diparkir, namun pelaku lebih memilih motor korban. Pelaku langsung merusak kunci setir dengan menggunakan sebuah alat.

Dalam hitungan detik, pelaku berhasil merusak kunci setir lalu mendorongnya keluar, menyalakan motor dan langsung kabur melarikan diri.

Perbuatan pelaku sebenarnya diketahui dua karyawan yang berada di dalam toko dan sempat berteriak dan mengejarnya. Tapi upaya tersebut gagal lantaran pelaku lebih cepat dan kabur.

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Simokerto, Iptu Ketut Redhana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian curanmor tersebut.

"Korban lapor Polrestabes Surabaya. Tapi kami tetap melakukan lidik untuk menangkap pelakunya," kata Ketut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved