Breaking News:

KKB Papua Seang Prajurit TNI

Air Mata Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa Menetes Lihat Kamar 4 Prajurit TNI Gugur Diserang 50 KKB Papua

Air mata Pangdam Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menetes di pipi ketika melihat langsung kamar 4 prajurit TNI yang gugur diserang KKB Papua.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase Kopassus.mil.id dan Tribunjabar/Muhammad Nandri
Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, mantan Danjen Kopassus 

SURYA .co.id | MAYBRAT - Air mata Pangdam Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menetes di pipi ketika melihat langsung kamar 4 prajurit TNI yang gugur diserang KKB Papua.

Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa tak kuasa menahan air mata ketika menyaksikan lokasi terakhir Danton Lettu Chb Dirman yang dibunuh secara tragis.

Seperti diketahui, pada Kamis 92/9/2021) dini hari, Posramil Kisor Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat diserang 50 anggota KKB Papua.

Penyerangan tersebut menyebabkan 4 prajurit TNI gugur dan 2 prajurit lainnya mengalami luka-luka. Mereka adalah Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari, dan Lettu Chb Dirman. Sedangkan dua prajurit TNI yang mengalami luka berat yaitu Sertu Juliano dan Pratu Ikbal.

Setelah penyerangan yang menewaskan anak buahnya itu, I Nyoman yang juga mantan Danjen Kopassus itu marah dan berjanji akan menghancurkan KKB Papua. Saat ini, pasukannya menyerbu para pelaku.

Dalam kunjungan ke Posramil Kisor Aifat Selatan, Pangdam didampingi Gubernur Papua dan Kapolda Papua Barat.

Di sana, I Nyoman menyaksikan tempat tidur keempat prajurit. Rombongan juga mendatangi bagian belakang Posramil Kisor, lokasi pelarian anggota TNI. Pangdam pun menyaksikan lokasi terakhir Danton Lettu Chb Dirman yang dibunuh secara tragis.

Baca juga: Profil dan Biodata Mayjen I Nyoman Cantiasa yang Gebrak Meja & Janji Hancurkan KKB Papua

Kepada awak media, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa secara tegas menyampaikan pihaknya terus memburu para pelaku.

"Saya minta kepada masyarakat, yang mengetahui ada orang yang mencurigakan segera lapor kepada Anggota TNI Polri," kata Cantiasa, sembari menitihkan air mata, Sabtu (4/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meminta masyarakat yang ada di kawasan hutan agar kembali ke kampung.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved