Breaking News:

Berita Lumajang

Penyebab Satu Desa di Kabupaten Lumajang Terancam Batal Gelar Pilkades

Tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Lumajang  tengah berlangsung.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Parmin
surya.co.id/aflahul abidin
Ilustrasi suasana penghitungan hasil pilkades. Satu desa di Lumajang terancam tak ikuti pilkades serentak akibat tidak ada calon. 

SURYA.CO.ID | Lumajang - Tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Lumajang  tengah berlangsung. Kini masuk tahap klarifikasi kelengkapan berkas.

Namun, di tengah proses itu ada masalah serius di  Desa Sombo, Kecamatan Gucialit.

Di desa tersebut hingga saat ini masih belum ada bakal calon kepala desa yang mendaftarkan diri.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lumajang Mustajib mengungkapkan pihaknya akan membuka pendaftaran gelombang kedua.

"Rencananya perpanjangan waktu itu akan dibuka pada tanggal 9 September 2021," katanya.

Ancaman diundur juga bisa terjadi pilkades di Desa Sombo.

Pasalnya jika sampai pendaftaran gelombang dua calon masih kosong, maka pelaksanaan pilkades di Desa Sombo akan ditunda.

"Jadi sesuai Perbup No. 24 tahun 2021, minimal ada yang mendaftar dua orang. Tapi, kalo gelombang dua ditutup masih belum ada yang mendaftar, ya pilkades akan ditunda sampai tahun depan," ujarnya.

Pada masa kekosongan nantinya jabatan kepala desa diisi oleh penanggung jawab (PJ).

Jika benar ditunda, dia berharap PJ dapat diisi orang yang berkompeten.

"Kalau sudah seperti itu, ya nanti sementara desa akan dipimpin Pj, yakni seorang PNS yang diangkat untuk melaksanakan tugas, hak dan wewenang serta kewajiban kades," tandasya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved