Kominfo Tegaskan Siaran TV Digital Tidak Berbayar dan Kabar Terbaru Soal Set Top Box (STB) Gratis
Berikut pernyataan Kementerian Kominfo soal siaran TV digital dan kabar terbaru Set Top Box (STB) gratis.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id - Berikut pernyataan Kementerian Kominfo soal siaran TV digital dan kabar terbaru Set Top Box (STB) gratis.
Kominfo kembali menegaskan bahwa siaran TV digital sama seperti siaran televisi analog saat ini.
"Free to air (gratis), tidak perlu biaya langganan, berbeda dengan televisi kabel atau televisi berbayar," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Usman Kansong, Kamis (2/9/2021), melansir dari ANTARA.
Pernyataan ini merespons masyarakat yang masih belum memahami perubahan teknologi siaran televisi terestrial dari analog ke digital, yang secara bertahap akan dimulai tahun depan.
Masih ada masyarakat yang mengira siaran televisi terestrial digital adalah sama dengan siaran televisi kabel atau layanan streaming.
Baca juga: Cara Nonton Siaran Digital Tanpa Ganti Antena, Ikuti Cara Berikut: Ini Rekomendasi Set Top Box (STB)
"(Siaran televisi digital) ini bukan streaming lewat gawai, bukan televisi berlangganan, bukan TV box yang harus terhubung ke internet.
(Siaran televisi digital) ini tetap terestrial, free to air, tapi, menggunakan sistem digital," kata Usman.
Perubahan teknologi dari analog ke digital juga tentu memerlukan perangkat yang berbeda, yaitu perangkat televisi yang menggunakan teknologi DVB T2 untuk menangkap sinyal digital.
Sementara itu, antena tetap menggunakan perangkat UHF.
Jika perangkat televisi masih menggunakan model analog, masyarakat perlu menambahkan set top box (STB) supaya bisa menangkap siaran digital.
Pemerintah bersama lembaga penyelenggara multipleksing siaran digital berupaya memberikan subsidi berupa set top box gratis bagi masyarakat yang berhak menerima.
Migrasi siaran televisi terestrial dari analog ke digital menurut Usman adalah sebuah keharusan, seperti perkembangan jaringan dari 4g ke 5G.
Pemerintah beberapa waktu lalu mengumumkan perubahan jadwal penghentian siaran televisi terestrial analog, atau analog switch off, tahap pertama dari semula 17 Agustus 2021 menjadi 30 April 2022.
Meski pun tahapan ASO mundur dari jadwal semula, penghentian siaran analog dipastikan akan tetap memenuhi tenggat waktu 2 November 2022, seperti yang tercantum pada Undang-Undang Cipta Kerja.
Kabar terbaru STB gratis
Set Top Box (STB) gratis untuk warga miskin menjadi salah satu pembahasan dalam rapat Komisi I DPR RI.
Hasil rapat tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari baru-baru ini.
Abdul Kharis meminta pemerintah khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyediakan STB gratis bagi masyarakat tidak mampu agar bisa menikmati siaran TV digital.
"Rapat Kerja Komisi I DPR tadi memberikan catatan agar pemerintah memberikan 'set top box' bagi masyarakat tidak mampu," kata Abdul Kharis, melansir dari ANTARA, Rabu (1/9/2021).
Dia mengatakan setuju dengan kebijakan peralihan ke siaran digital atau ASO yang akan dilaksanakan maksimal pada November 2022.
Namun, menurut dia, pemerintah harus memperhatikan masyarakat yang masih menggunakan TV analog namun tidak memiliki kemampuan untuk akses siaran digital.
"Untuk mendapatkan siaran digital lalu TV mereka tidak mendukung, maka jadi tugas pemerintah berupaya agar masyarakat mendapatkan siaran.
Caranya adalah memberikan 'set top box' secara gratis," ujarnya.
Politisi PKS itu menekankan bahwa masyarakat yang masih memiliki televisi analog, jangan sampai kehilangan akses menikmati siaran TV digital ketika nanti kebijakan ASO diterapkan.
Sebelumnya, Komisi I DPR RI menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Komisi Informasi (KI) Pusat, dan Dewan pers, salah satunya membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) Tahun Anggaran 2022, yang dilaksanakan secara tertutup.
Raker tersebut diagendakan akan membahas tiga poin utama, yakni pertama, pembahasan Laporan Keuangan Kemkominfo APBN Tahun Anggaran 2020.
Kedua, pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) Kemkominfo TA 2022, dan ketiga, membahas Program Prioritas Nasional dan Prioritas Kominfo Tahun 2022.
Tips beli STB
Perangkat Set Top Box (STB) sedang banyak dicari oleh masyarakat lantaran rencana pemerintah yang mengumumkan migrasi dari TV analog ke digital.
Meski ada wacana pembagian STB gratis, tidak menutup kemungkinan akan ada masyarakat yang tidak mendapat jatah alat tersebut.
Maka, sebelum rencana migrasi TV analog ke digital benar-benar dilakukan, ada baiknya untuk mencari STB secara mandiri dengan harga relatif terjangkau.
Direktur Jenderal PPI Kementerian Kominfo, Prof. Ahmad M. Ramli menganjurkan kepada masyarakat untuk melakukan pengecekan televisi masing-masing.
Pastikan TV sudah dilengkapi dengan penerima sinyal DVB-T2 atau Digital Video Broadcast Terrestrial Second Generation, yakni dengan koneksi menggunakan antena rumah biasa atau UHF.
“Masyarakat harus cek apakah TV mereka sudah siap menerima siaran digital atau tidak. Kalau sudah siap, otomatis siaran langsung diterima.
Apabila belum, tinggal beli Set Top Box (STB). Dia itu semacam converter. Setelah STB di pasang di TV, langsung terima siaran digital” kata Prof. Ahmad dalam sebuah dialog interaktif di salah satu stasiun TV, Sabtu (21/8/2021), melansir dari ANTARA.
STB (Set Top Box) sekarang sudah tersedia di pasaran, baik toko offline maupun online.
Seperti barang elektronik pada umumnya, STB juga memiliki spesifikasi, body dan kegunaan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan anda.
Sebelum membeli, pastikan untuk mengetahui secara detail tentang Set Top Box tersebut, simak beberapa kiat di bawah ini dalam membantu anda memilih STB yang tepat.
1. Sesuaikan dengan kebutuhan
Setiap STB memiliki spesifikasi yang berbeda-beda, di mana memberikan nilai plus antara merek satu dengan yang lain nya.
Setiap merek memiliki kisaran harga yang sesuai dengan keunggulan nya. Sesuaikan kebutuhan anda dengan spesifikasi dari masing-masing Set Top Box tersebut.
Contohnya adalah beberapa Set Top Box dengan harga di atas 300 ribu ada yang menawarkan fitur IPTV, Youtube, dan berbagai aplikasi yang membutuhkan akses internet.
Namun, jika Anda hanya butuh akses TV digital saja yang tidak butuh jaringan internet sebaiknya cukup dikesampingkan.
2. Cari review sebanyak-banyaknya
Sebelum memutuskan akan beli STB yang mana, ada baiknya Anda mencari review secara online mengenai model yang ditaksir untuk memahami seluk beluknya seperti kelebihan dan kekurangan termasuk fitur-fiturnya.
Lewat review, anda dapat menghindari kerugian seperti barang palsu, harga yang tidak sesuai serta fitur yang tidak sesuai ekspektasi.
3. Cari yang sudah mendapat sertifikat dari Kominfo
Sertifikasi ini merupakan upaya perlindungan pemerintah terhadap masyarakat.
Untuk mengetahui informasi tipe STB dan TV Digital yang sudah terverifikasi oleh Kominfo, dapat dicek melalui laman siarandigital.kominfo.go.id atau lewat aplikasi SIRANI (tersedia di Android dan iOS).
Dari banyaknya list Set Top Box di luar sana, Kementerian Kominfo menyertifikasi perangkat STB siaran TV Digital sebagai bentuk jaminan bahwa STB bisa digunakan dan semua fitur siaran digital bisa berfungsi optimal.
Direktur Penyiaran Direktorat Jenderal PPI, Kementerian Kominfo, Geryantika Kurnia dalam sosialisasi TV Digital yang diselenggarakan secara daring menegaskan bahwa “Ketika memilih STB, selalu cari yang ada tulisan DVB-T2 di kemasannya atau cari saja yang ada tulisan Siap Digital.
Tanda Siap Digital. Paling Mudah. Kalau sekarang ada juga tambahan gambar MODI. Bila ada tulisan itu sudah pasti aman,” katanya.
Ditambah lagi, General Manager Business Development Polytron, Joegianto juga memberikan tips nya.
“Ketika belanja online, saat masuk, seleksi saja di situ, lihat ada sertifikasi dari Kominfo atau tidak”.
Berikut 9 daftar merek STB yang bersertifikat Kominfo.
- NexMedia (NA1300/DVB-T2 MPEG4 HD)
- POLYTRON (PDV 600T2)
- ICHIKO (8000HD)
- AKARI (ADS-2230)
- AKARI (ADS-210)
- AKARI (ADS-168)
- VENUS (Brio)
- TANAKA (T2)
- MITO (3255)
STB tersebut dijamin ketersediaannya dan semua nya itu bisa di beli secara mudah lewat Blibli karena ada banyak pilihan, mudah dan praktis.
Dan karena pengalihan ke siaran tv digital masih ditunda hingga tahun depan, Anda punya banyak waktu untuk memutuskan apakah akan beli STB atau ganti tv analog di rumah dengan versi terbaru yang bisa menerima siaran digital.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/daftar-harga-set-top-box-stb-bersertifikat-kominfo-dan-rencana-stb-gratis-untuk-warga-miskin.jpg)