Breaking News:

Berita Kediri

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Vaksinasi Covid-19 untuk Pelajar Kabupaten Kediri Segera Digelar

Total ada 75 pegawai, yang dimutasi ke sekolah lain sebanyak 22 orang dan pejabat fungsional pemadam kebakaran sebanyak 3 orang.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/farid mukarrom
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat mengunjungi SMP 1 Ngadiluwih dalam uji coba pembelajaran tatap muka langsung. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana minta Kepala Dinas Pendidikan untuk segera melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk pelajar di atas 12 tahun.

Instruksi ini disampaikan dalam sesi pelantikan Kepala Sekolah dan Petugas Fungsional Damkar di Pendapa Panjalu Djayati Kamis (2/9/2021).

Total ada 75 pegawai, yang dimutasi ke sekolah lain sebanyak 22 orang dan pejabat fungsional pemadam kebakaran sebanyak 3 orang.

Dalam sambutannya pertama, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengimbau kepada seluruh peserta yang dilantik untuk terus semangat dalam melayani masyarakat.

“Memang di tengah pandemi seperti ini, adalah kondisi yang tidak mudah. Baik dimanapun bapak ibu berada, di dinas pendidikan, di pemadam kebakaran (damkar), Namun jika bapak ibuk sekalian menjalankan apa yag menjadi kebutuhan masyarakat, di situlah amanah yang hari ini disematkan di pundak bapak ibu sekalian menjadi berkah dan pahala,” ucap Putra Menseskab Pramono Anung, Kamis (2/9/2021).

Mas Dhito juga menekankan kepada petugas fungsional Damkar agar segera meremajakan armada Damkar.

Karena mobil Pemadam kebakaran yang selama digunakan sudah terbilang lama, Mas Dhito minta kepada satuan kerja (Satker) terkait untuk memperbarui mobil pemadam kebakaran yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Kediri.

Baca juga: Bupati Kediri Kucurkan Bantuan untuk Peternak yang Terdampak Pandemi Covid-19

“Tolong dinas terkait, mobil damkar mulai diperbarui. Mulai ada satu pos pemadam kebakaran di barat sungai, karna kalau kebakaran di Mojo, mobil damkar dari Pare, sudah pasti hangus,” terangnya.

Sementara itu terkait pendidikan, Mas Dhito juga memberikan perhatian soal kondisi kelangkaan tenaga pengajar di tahun mendatang.

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Karena kondisi dilapangan terdapat posisi jabatan kosong.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved