Breaking News:

Berita Sampang

Harga Tembakau di Kabupaten Sampang Mulai Merangkak Naik, Dipengaruhi Faktor Cuaca

Harga jual tembakau di Kabupaten Sampang, Madura, mulai merangkak naik dari harga sebelumnya

tribun jatim/hanggara pratama
Tanaman tembakau milik salah satu petani di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (2/9/2021). 

SURYA.CO.ID, SAMPANG - Harga jual tembakau di Kabupaten Sampang, Madura, mulai merangkak naik dari harga sebelumnya, Kamis (2/9/2021).

Hal itu dirasakan petani di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, di mana harga jual tembakau kering saat ini berkisar Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram.

Mat Toli (40), petani tembakau asal Kecamatan Camplong, menuturkan, beberapa bulan sebelumnya harga tembakau kering cukup merosot.

"Sebelumnya, harganya di kisaran Rp 28 ribu hingga Rp 33 ribu per kilogram," ujarnya.

Menurutnya, penyebab harga tembakau murah karena tanaman tembakau milik warga sering diguyur hujan pada saat proses perajangan.

Baca juga: Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko : Jabatan Kepala Dinas Kesehatan Diisi Melalui Lelang Terbuka

Sehingga, mempengaruhi kualitas tembakau milik para pedagang yang akan dijual pada saat itu.

“Cuaca pada saat itu tidak menentu, jadi meskipun panas terkadang turun hujan, jadi merusak kualitas tembakau," terangnya.

Akan tetapi, saat ini cuaca mulai bagus untuk penanaman tembakau sehingga harga tembakau mulai naik menyesuaikan dengan kualitas.

"Sejak beberapa pekan terakhir harga sudah mulai naik ke harga standar, sehingga para pedagang tembakau semakin giat memburu tembakau para petani," ungkap Mat Toli.

Dengan kondisi seperti itu, dirinya berharap harga tembakau bisa terus naik hingga tembus di angka Rp 45 ribu per Kg agar para pedagang dan petani bisa mendapat hasil lebih.

"Kami hanya bergantung pada hasil tani, mudah-mudahan harga jual tembakau terus naik," pungkasnya. (Hanggara Pratama)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved