Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Bantu Perbaikan Rumah Mbah Marsiya, Lansia Jember yang Tinggal Sendirian di RTLH

Lansia yang tinggal sendirian di kecamatan Ajung, Kabupaten Jember mendapatkan sasaran program perbaikan rumah tinggal duafa

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan program perbaikan rumah tinggal duafa kepada Mbah Marsiya, Kamis (2/9/2021). 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Marsiya (95) mendapatkan rejeki tak terduga dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Kamis (2/9/2021).

Lansia yang tinggal sendirian di Dusun Ajung Kulon RT 05 RW 12, Desa Ajung, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember itu mendapatkan sasaran program perbaikan rumah tinggal duafa dari rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi rumah tinggal layak huni.

Secara khusus, Gubernur Khofifah didampingi dengan Kepala Dinas Sosial Jawa Timur serta Baznas dan BPBD Jatim turun langsung ke rumah Mbah Marsiya untuk menyampaikan bantuan tersebut.

Rumah nenek yang hanya terbangun dari anyaman bambu berukuran 16 meter persegi tersebut akan direnovasi dengan menggunakan uang yang diberikan Gubernur Jawa Timur.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyerahkan bantuan sebesar Rp 12,5 juta yang rencananya akan ditransfer ke rekening penerima dan ditambahkan lagi dengan uang tunai senilai Rp 10 juta. Uang tersebut diharapkan bisa menjadi penguat untuk perbaikan rumah tinggal masyarakat duafa yang juga lansia.

Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah juga memberikan Mbah Marsiya paket sembako. Pasalnya, Khofifah ingin agar Mbah Marsiya yang sehari-harinya tinggal sendirian bisa terjamin kebutuhan dasarnya.

“Saya dengan Baznas, memang minta Baznas Jatim untuk menyisir pertama unregistered people, kemudian yang anak-anak yatim piatu akibat covid-19. Saya juga meminta menyisir para lansia, terutama lansia tunggal. Kebetulan ini terkonfirmasi di Jember, sehingga kami nyekrup saja,” tegas Khofifah.

Saat bertemu dengan Mbah Marsiya, Khofifah sempat mengajak berbicara Mbah Marsiya. Namun komunikasi cenderung hanya searah karena Mbah Masriyah sudah susah diajak berkomunikasi.

Namun ia sempat bercerita, bahwa ia tinggal sendirian di rumah. Dan ia berterima kasih atas pemberian yang diberikan oleh Gubernur Khofifah.

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan bahwa menyisir masyarakat lansia yang tinggal sendirian, anak yatim piatu karena covid-19 serta yang tidak teregistrasi resmi status kependudukannya, tidak hanya berlaku di Kabupaten Jember. Namun Khofifah juga minta Baznas juga menyisir daerah daerah lain di Jawa Timur.

“Ini terbuka untuk daerah lain. Saya ingin Baznar sisir rumah tidak layak huni terutama yang lansia yang tunggal, supaya kita bisa intervensi menjadi rumah tinggal layak huni,” tegasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved