Breaking News:

DPRD Surabaya

PTM Dimulai Wajib Disiplin Prokes Tinggi, Laila Mufida: Jangan Ada Klaster Sekolah 

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah mendorong dilakukan percepatan vaksinasi untuk semua guru dan siswa di Surabaya. 

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
Foto: humas pemkot surabaya
SIMULASI PTM - Sejumlah siswa SMPN 1 Surabaya dengan kapasitas terbatas menggelar simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) beberapa waktu lalu. Mulai Senin (6/9) pekan depan, PTM di Kota Surabaya serentak dimulai. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dindik) merencanakan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah jenjang SD dan SMP dimulai Senin (6/9/2021) pekan depan.

Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah meminta semua berdisiplin tinggi dalam mematuhi protokol kesehatan (prokes)

Semaksimal mungkin potensi kerumunan harus dihindari. Apalagi kegiatan ini menyangkut aktivitas anak-anak.

Begitu PTM serentak digelar, tidak mudah mengatur anak usia SD dan SMP.

"Semua wajib patuh prokes. Semua pakai masker dobel kalau bisa. Pastikan fasilitas pendukung mulai lay out tempat duduk di kelas hingga tempat cuci tangan tersedia dan bisa digunakan," kata Laila Mufidah, Rabu (1/9/2021).

Untuk itu, politisi PKB ini mendukung jika dilakukan asesmen ulang untuk semua sekolah.

Meski sebelumnya sudah banyak sekolah yang sudah diasesmen oleh Satgas Covid, namun tetap perlu dilakukan penilaian ulang agar siap digunakan untuk kegiatan belajar tatap muka di sekolah.

PTM Surabaya serentak akan dimulai pada Senin mendatang. Dindik Surabaya memastikan bahwa kegiatan belajar di sekolah tersebut adalah PTM terbatas.

Tidak semua siswa masuk sekolah, dibatasi 25 persen setiap sekolah. 

Laila Mufidah mendukung penuh langkah Pemkot Surabaya menyiapkan segala sarana dan prasarana serta aturan sebelum pelaksanaan PTM.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved