Breaking News:

Berita Pasuruan

Kota Pasuruan mulai Buka Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Siswa Tak Boleh Jajan dan Wajib Diantar

Walikota Pasuruan Gus Ipul meninjau hari pertama penerapan PTM terbatas di salah satu SD di Kota Pasuruan, Rabu (1/9/2021).

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Parmin
surya.co.id/galih lintartika
Walikota Pasuruan Gus Ipul meninjau hari pertama penerapan PTM terbatas di salah satu SD di Kota Pasuruan, Rabu (1/9/2021). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Pemerintah Kota Pasuruan memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas per hari ini, Rabu (1/9/2021).

“Alhamdulillah mulai pagi tadi sudah dimulai PTM terbatas. Maksimal 30 persen dari kapasitas kelas,” kata Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Pantauan hari ini, kata Gus Ipul, PTM digelar dengan sukses. Para pelajar juga antusias mengikuti kembali pembelajaran tatap mula.

Untuk PTM kali ini, maksimal pembelajaran hanya 4 jam pelajaran (1 jam pelajaran 30 menit). Artinya maksimal pelajar masuk sekolah selama dua jam.

Seluruh murid juga dilarang jajan di sekolah dan harus membawa bekal dari rumah, serta harus diantar orang tua hingga ke sekolah.

Untuk tahap awal, kapasitas siswa hanya 30 persen yang mengikuti PTM Terbatas. Namun jika vaksinasi untuk pelajar sudah selesai 100 persen kemungkinan bisa dinaikkan kapasitasnya menjadi  50 persen.

“Hari ini juga dimulai vaksinasi untuk pelajar SMP dan SMA. Vaksinasi untuk pelajar kita targetkan seminggu ini selesai,” kata Gus Ipul.

Vaksinasi sendiri digelar mulai hari ini di puskesmas sehingga tidak mengganggu proses PTM.

Untuk hari pertama vaksinasi kali ini ada 3.000 pelajar SMP dan SMA yang divaksin.

Untuk selanjutnya mulai Kamis (2/9/2021) besok vaksinasi akan dilakukan untuk 1.500 pelajar perhari di bagi di seluruh puskesmas yang ada.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved