Breaking News:

Berita Trenggalek

Kabupaten Trenggalek Gagas Gerakan Asuh Anak, Gotong Royong Bantu Anak Yatim Piatu karena Covid-19

Pemkab Trenggalek mencatat sekitar 167 menjadi yatim dan piatu karena orang tuanya meninggal setelah terpapar Covid-19.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Aflahul Abidin
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan istri menyerahkan secara simbolis bantuan dan rekening bagi salah satu anak yatim yang orang tuanya meninggal karena Covid-19, Selasa (31/8/2021). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek menggagas gerakan asuh anak yatim piatu yang ditinggalkan orang tuanya akibat Covid-19.

Gerakan itu dicanangkan saat prosesi Hari Jadi Trenggalek ke 827, Selasa (31/8/2021).

Pemkab Trenggalek mencatat sekitar 167 menjadi yatim dan piatu karena orang tuanya meninggal setelah terpapar Covid-19. Mereka adalah balita dan anak usia hingga 17 tahun.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan, pihaknya mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, polri, swasta, dan unsur masyarakat lain untuk ambil bagian menjadi orang tua asuh bagi para yatim dan piatu.

"Gerakan ini semangatnya keceriaan, harapan dan keberlangsungan (hidup dan pendidikan) anak yatim piatu akibat pandemi ini bisa kembali," tutur pria yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Pemkab, kata dia, telah membuatkan rekening khusus bagi seratusan anak yatim piatu itu.

Nantinya, para donatur alias orang tua asuh bisa membantu dengan mengirim bantuan lewat aplikasi yang akan diteruskan kepada para anak tersebut.

Selain itu, para anak yatim piatu tersebut juga mendapat bantuan ketika perwakilannya hadir dalam perayaan Hari Jadi Trenggalek ke 827 di Pendopo Kabupaten.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Trenggalek, Ratna Sulistyowati menambahkan, jumlah anak yatim piatu akibat Covid-19 bisa bertambah.

Hal itu akan bergantung pada tingkat kematian pasien Covid-19 di Kabupaten Trenggalek.

Hingga Senin (30/8/2021), Pemkab Trenggalek mencatat jumlah kasus kematian akibat Covid-19 mencapai 969 orang atau sekitar 13 persen dari jumlah kasus.

"Gerakan ini muncul dari pemikiran bagaimana keberlangsungan kehidupan dan pendidikan mereka," kata dia.

Selain itu, para peringatan hari jadi ini Pemkab Trenggalek juga meluncurkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masuk toko modern, penyerahan sertifikat halal untuk 23 UMKM, sertifikat uji nutrisi untuk 9 produk dan pematenan dua merek.

Juga ada penyerahan bantuan langsung tunai secara simbolis untuk 653 karyawan pabrik rokok dan penyerahan hibah untuk 23 koperasi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved