Breaking News:

Berita Surabaya

DPRD Kota Surabaya Desak Staf Kelurahan Bantu dan Pandu Warga Akses Aplikasi Usul Bansos

Adanya aplikasi "Usul Bansos" yang diluncurkan Pemkot Surabaya, menjadi jawaban dan kemudahan warga mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Nuraini Faiq
Ketua Komisi DPRD Kota Surabaya, Khusnul Khotimah. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ketua Komisi DPRD Kota Surabaya, Khusnul Khotimah mendukung penuh inovasi layanan bantuan sosial (Bansos) saat pendemi belum usai dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga diperpanjang.

Adanya aplikasi "Usul Bansos" yang diluncurkan Pemkot Surabaya, menjadi jawaban dan kemudahan warga mendapatkan Bansos.

"Saya mengapresiasi inovasi aplikasi Usul Bansos. Warga bisa mengusulkan dirinya sendiri ataupun keluarga dan saudaranya yang dirasa membutuhkan dan belum dapat bantuan dari pemerintah," kata Khusnul, Selasa (31/8/2021).

Aplikasi Usul Bansos tersebut berbasis web, masyarakat bisa mengaksesnya melalui laman https://usulbansos.surabaya.go.id. Kapan pun, semua warga bisa mengajukan Bansos melalui online.

Meski aplikasi tersebut bisa menjadi jawaban, namun Khusnul mengingatkan, bahwa belum tentu semua warga aware dan akrab dengan web. Selain itu juga tidak semua warga memiliki smartphone yang terhubung internet.

Saat ini perlu keterlibatan semua pihak mulai dari RT, RW, tokoh masyarakat hingga Karang Taruna dan pilar sosial lainnya untuk menjembataninya. Mereka harus membantu dan memandu warga yang benar-benar perlu dibantu.

“Masih banyak warga kita yang tidak paham soal perkembangan teknologi informasi. Seperti nenek Rumiyah yang luput dari Bansos. Dia tidak punya handphone. Baru masuk data MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah, red) setelah saya datang dan dibantu staf kecamatan," kata Khusnul.

Untuk memasukkan warga ke data MBR Khusnul menyarankan agar bisa juga didata secara kolektif kemudian diserahkan ke kelurahan. Tidak murni online.

Setelah itu pihak kelurahan melakukan survei untuk melihat kondiri yang nyata. Jika sesuai, maka kelurahan bisa menyetujui dan meneruskan data tersebut ke Pemkot Surabaya.

Kepala Seksi Kesra di kelurahan harus totalitas mendukung dan mengecek lapangan. Siapapun itu, yang terdampak pandemi Covid-19 harus dimasukkan. Jangan pernah menghalangi orang untuk masuk ke data MBR.

"Dengan adanya aplikasi Usul Bansos tersebut, harapannya tidak ada lagi warga yang mengeluh karena tidak mendapat bantuan dari pemerintah. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, tentu banyak warga yang membutuhkan bantuan dari pemerintah," ucap politisi perempuan PDIP ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved