Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Daerah dengan PPKM Level 4 di Jatim Sisa 9 Kabupaten/Kota, Gubernur Khofifah Berharap Terus Menurun

Update zonasi PPKM daerah kabupaten/kota di Jawa Timur pada Selasa (31/8/2021), menunjukkan tren positif.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Istimewa/Pemprov Jatim
Level PPKM kabupaten/kota di Jawa Timur per 21 Agustus 2021 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Update zonasi PPKM daerah kabupaten/kota di Jawa Timur pada Selasa (31/8/2021), menunjukkan tren positif.

Sebagaimana disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Selasa siang, berdasarkan Inmendagri Nomor 38 Tahun 2021, jumlah daerah di Jatim yang masuk ke lebel 2 dan 3 bertambah dan yang masuk level 4 juga telah menurun.

"Alhamdulillah sesuai Inmendagri yang terbit kemarin malam, PPKM di Jawa Timur yang saat ini masuk level 2 ada 6 daerah, yang level 3 ada 23 daerah dan yang level 4 ada 9 daerah," kata Gubernur Khofifah.

Enam daerah yang masuk PPKM level 2 yaitu Kabupaten Tuban, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Pamekasan dan Kota Pasuruan.

Sedangkan daerah di Jawa Timur yang masuk level 3 yaitu Kabupaten Tulungagung, Situbondo, Sidoarjo, Pacitan, Ngawi, Madiun, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Kediri, Jombang, Bondowoso, Banyuwangi, Probolinggo, Nganjuk. Mojokerto, Malang, Lamongan, Jember, Gresik, Bojonegoro, Bangkalan.

Sedangkan yang masih bertahan di PPKM level 4 adalah Kabupaten Trenggalek, Ponorogo, Magetan, Lumajang, Kota Probolinggo, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Blitar, Kabupaten Blitar.

Dengan update data terbaru ini, Gubernur Khofifah berharap daerah PPKM level 4 di Jatim terus menurun dan kondisi covid-19 di Jatim terus membaik. Tentu seiring dengan dilakukan berbagai upaya dari Pemprov Jatim, pemda dan juga peran aktif masyarakat menjaga protokol kesehatan.

"Secara umum, Provinsi Jawa Timur per dua minggu lalu sudah memasuki level 3. Kita semua berdoa agar kondisi Jawa Timur terus membaik, melandai dan makin terkendali kasus covid-19 nya," tegasnya.

Bagi daerah yang sebelumnya masuk level 4 dan telah turun ke level 3, dikatakan Khofifah bisa mulai bersiap bagi siswanya jenjang SMA SMK dan SLB untuk melakukan pembelajaran tatap muka terbatas bertahap.

Namun dimulainya PTM terbatas bertahap tersebut harus memperhatikan pemenuhan syarat sesuai Inmendagri. Yaitu misalnya guru dan tenaga kependidikannya harus telah divaksin, mendapatkan rekomendasi dari satgas daerah setempat dan juga siswa yang masuk kelas hanya dibatasi 50 persen.

Selain itu sekolah juga harus tetap menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh bagi siswa yang masih harus belajar dari rumah, siswa yang masuk juga harus mendapatkan izin dari orang tua, serta harus ada Satgas Covid-19 di sekolah yang terdiri dari siswa dan guru untuk ketat mengingatkan protokol kesehatan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved