Breaking News:

Berita Viral

Kapolsek Bubarkan Hajatan Pernikahan DPRD Pasuruan Akhmad Mujangki Saat PPKM Level 3, Sempat Dikecoh

Kapolsek Puspo,  AKP Saiful Anam mengaku sempat membubarkan acara hiburan di pernikahan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Akhmad Mujangki.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Iksan Fauzi
Sreencapture Video Viral
Capture video hajatan yang viral di Desa Pusung Malang, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. 

SURYA.co.id | PASURUAN – Kapolsek Puspo,  AKP Saiful Anam mengaku sempat membubarkan acara hiburan di pernikahan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Akhmad Mujangki.

Acara tersebut dibubarkan lantaran digelar saat pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) level 3 di Kabupaten Pasuruan.

Rupanya, AKP Saiful Anam sempat PPKM Level 3, Sempat dikecoh oleh pemilik hajatan. Pasalnya, siang sebelum hajatan digelar, Kapolsek bersama Fokopimka mendatangi rumah Mujangki.

Kedatangan tersebut untuk meminta agar Akhmad Mujangki menunda menggelar hajatan karena masih dalam masa pandemi Covid-19. 

Ternyata, pada alam hari video dan foto hajatan di rumah Akhmad Mujangki tersebar luas. Hingga akhirnya, AKP Saiful Anam pun mendatangi rumah Mujangki untuk membubarkan hajatan keramaian tersebut.

"Kami tahunya telat, kami kecolongan," katanya saat dihubungi, Senin (30/8/2021).

Belakangan diketahui, hajatan itu terjadi di Desa Pusung Malang, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan.

Itu adalah hajatan yang digelar anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Akhmad Mujangki.

Hajatan itu digelar Sabtu, (28/8/2021) lalu dan videonya beredar luas di media sosial.

Itu adalah hajatan pernikahan Akhmad Mujangki dan istrinya yang sebenarnya sudah menikah sah pada Desember tahun 2019 lalu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved