Breaking News:

Berita Kota Batu

Porkot Kota Batu Dipastikan Gagal Digelar, Dua Pejabat KONI Beri Alasan Berbeda

"Karena pandemi sehingga tidak diprogramkan. Kami akan kelola anggaran untuk persiapan Porprov 2022," kata Lestari.

Penulis: Benni Indo | Editor: Deddy Humana
surya/benni indo
Pengendara motor melintas di depan kantor KONI Kota Batu. KONI Kota Batu memastikan bahwa Porkot 2021 gagal digelar. 

SURYA.CO.ID, KOTA BATU - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu memastikan Pekan Olahraga Kota (Porkot) gagal digelar tahun ini. Kegagalan penyelenggaraan Porkot itu akibat anggaran yang tidak mencukupi.

Ketua Umum KONI Batu, Mahfud menjelaskan, tidak adanya Porkot tahun ini karena anggaran yanh belum mencukupi.

"Untuk tahun ini kami pastikan Porkot tidak akan digelar. Gagalnya agenda tahunan KONI ini dikarenakan anggaran tidak mencukupi," ujar Mahfud, Minggu (29/8/2021).

KONI Kota Batu mendapat anggaran Rp 3 miliar, dari pengajuan anggaran Rp 8,8 miliar untuk 2021. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang mendapat anggaran Rp 6 miliar.

"Meskipun anggaran Rp 3 miliar kami tetap optimistis. Pengurangan ini karena adanya pergeseran anggaran untuk penganan Covid-19. Berbeda tahun lalu yang mencapai Rp 6 miliar dan hanya digunakan Rp 4,5 miliar," bebernya.

Dalam PAK tahun ini pihaknya akan mengajukan tambahan anggaran Rp 1,5 miliar. Pengajuan anggaran itu salah satunya untuk bonus atlet berprestasi sekitar Rp 400 juta.

"Beberapa program yang mutlak harus dilaksanakan yakni Puslatkot tahun 2021 yang menyiapkan atlet untuk Porprov 2022, pemberian asuransi untuk atlet dan pemberian penghargaan prestasi atlet," pungkasnya.

Wakil Ketua Umum KONI Batu, Lestari menambahkan, kegagalan penyelenggaraan Porkot tahun ini akibat pandemi yang belum mereda. Menurutnya, pembatalan kejuaraan tingkat kota itu bukan karena anggaran. Meskipun ia mengatakan bahwa pengurangan anggaran pada 2021 juga memiliki dampak.

"Karena pandemi sehingga tidak diprogramkan. Kami akan kelola anggaran untuk persiapan Porprov 2022," kata Lestari.

Lestari tidak menjelaskan detail kebutuhan anggaran untuk penyelenggaraan Porkot. Ia mengatakan butuh melihat data agar tidak salah menyebut angka. "Besok saya beri tahu. Saya harus lihat dulu datanya," ujarnya.

Menurut Lestari, anggaran yang ada saat ini banyak digunakan untuk persiapan atlet menuju Porprov 2022. Di sisi lain, ia juga menjelaskan bahwa 15 atlet dari Kota Batu telah disiapkan untuk mewakili Provinsi Jawa Timur pada PON tahun ini. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved