Senin, 8 Juni 2026

Berita Pamekasan

Pemkab Pamekasan Genjot Vaksinasi Covid-19, Percepat Capai Herd Immunity Masyarakat

Tujuan dilakukannya vaksinasi ini guna menjaga ketahanan tubuh masyarakat dan untuk mencapai Herd Immunity.

Tayang:
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Foto petugas kesehatan saat menyiapkan vaksin COVID-19 dalam kegiatan vaksinasi massal 

SURYA.CO.ID, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, menggenjot pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat setempat.

Tujuan dilakukannya vaksinasi ini guna menjaga ketahanan tubuh masyarakat dan untuk mencapai Herd Immunity.

Vaksinasi Covid-19 ini dikemas dengan beberapa program lintas organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan melalui program masjid tangguh bencana (mastana), pasar tangguh bencana (pastana), dan santri tangguh bencana (santana).

Pemkab Pamekasan memberikan beberapa paket bantuan melalui program tersebut, berupa bantuan beras, minyak goreng, vitamin, masker, hand sanitizer, dan sejumlah paket bantuan lainnya di samping pelaksanaan vaksinasi Covid-19 gratis untuk masyarakat.

"Vaksinasi untuk pengurus masjid dan lain-lainnya, itu paket dari masjid tangguh bencana (mastana). Pesantren tangguh dan pasar tangguh juga begitu," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Akhmad Marsuki, Sabtu (28/8/2021).

Baca juga: Optimalkan Kembali Angkutan Kota, Dishub Kota Malang Perbolehkan Mikrolet Pindah Jalur

"Mereka diharapkan tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19, supaya tangguh dengan meningkatkan protokol kesehatan dan daya tahan tubuh," sambungnya.

Ditanya tentang upaya instansinya meningkatkan animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19, Marsuki mengaku tidak henti hentinya memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak terjebak berita hoaks.

"Kita tetap lakukan edukasi, tidak bosan-bosan memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Masyarakat harus tahu kalau vaksinasi itu gunanya apa," jelasnya.

Menurutnya, enggannya masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 ini lantaran mereka tidak memahami manfaat vaksin.

Sebab mereka terlebih dahulu telah mengkonsumsi berita bohong dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

"Mereka juga tidak memahami, akhirnya mereka menganggap tidak penting. Penyuluhan itu salah satunya kami menggunakan media sosial, karena itu sangat penting," ajaknya.

Marsuki berharap, masyarakat dapat mengikuti vaksinasi untuk menjaga ketahanan tubuh mereka di tengah pandemi Covid-19, serta mengikuti protokol kesehatan (prokes).

BACA BERITA PAMEKASAN LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved