Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Begini Trik Wagub Emil Dardak dan Deddy Corbuzier Hadapi Hoax dan Fake News

Wagub Emil Dardak mengajak masyarakat Jawa Timur belajar membentengi diri dari banyaknya hoax yang beredar.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Istimewa/Tangkapan layar
Wagub Jatim, Emil Dardak mengisi webinar Literasi Digital "Merdeka Dari Hoax!" yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang turut dihadiri Deddy Corbuzier selaku Content Creator, Tenaga ahli Menkominfo Donny BU dan Wakil Ketua Siberkreasi Anita A Wahid, Sabtu (28/8/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengajak masyarakat Jawa Timur belajar membentengi diri dari banyaknya hoax yang beredar. Pasalnya, hoax harus dihadapi secara cerdas agar bisa terhindar dari potensi dampak negatif hoax.

"Kita jangan langsung mengambil kesimpulan hanya dari satu sumber. Begitu dapat berita atau informasi langsung lakukan check ulang dari sumber-sumber yang lain," ungkap Wagub Emil.

Hal tersebut disampaikan oleh Wagub Emil saat mengisi webinar Literasi Digital "Merdeka Dari Hoax!" Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, turut hadir Deddy Corbuzier Content Creator, Tenaga ahli Menkominfo Donny BU dan Wakil Ketua Siberkreasi Anita A Wahid, Sabtu (28/8/2021).

Wagub Emil menjelaskan, betapa pentingnya literasi digital. Menurutnya gerakan literasi digital menjadi landasan dasar dalam menghadapi era industri 4.0.

"Ini menjadi sangat penting. Bagaimana Kita mengedukasi masyarakat untuk berani memberikan punishment terhadap akun-akun atau website yg memberikan informasi tidak valid," tuturnya.

Suami Arumi Bachsin ini mengajak masyarakat agar berani bersuara apabila mengetahui ada hoax. Misalnya dimulai dari yang sederhana sekali yaitu ketika mendapatkan informasi yang ada di grup jejaring perpesanan.

"Misalnya di Whatsapp Group (WAG) keluarga kita ada yang menyebarkan berita hoax. Walaupun itu pakde, bude atau bahkan orang tua kita, harus berani mengingatkan. dengan cara santun tentunya," lanjut Wagub Emil.

Ia menuturkan bahwa hoax, fake news dan sejenisnya ini dipercaya karena salah satunya begitu sering disebarkan lewat WAG itu. Selain itu Wagub Emil juga mengajak masyarakat melakukan cek ulang setiap informasi yang diterima.

"Saring sebelum sharing. Harus cek informasi benar apa tidak. Kita jangan langsung reaktif terhadap suatu berita. Tunggu dulu 2-3 jam, mungkin akan ada berita penguatnya atau bahkan berita counternya," imbaunya.

Senada dengan Wagub Emil, Deddy Corbuzier yang juga menjadi narasumber menuturkan, bahwa harus melakukan cek ulang terhadap semua informasi yang kita dapatkan

"Hal mudah agar kita tidak mudah jadi korban hoax adalah tunggu dan kasih waktu 3x24 jam setiap kejadian atau berita yg kita tahu. Karena di masa itu biasanya ada klarifikasi, meng-counter dan lain sebagainya," ujar pemilik podcast Close The Door ini.

Deddy berpesan kepada para tokoh publik agar memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.

"Masyarakat tidak akan sulit membedakan mana yang hoax dan tidak, kalau kita memberikan contoh yg baik untuk itu," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved