Berita Malang Raya
Polisi Bekuk Spesialis Pencurian Sepeda Angin di Kota Malang
Kedua pelaku tersebut merupakan spesialis pencurian sepeda angin yang telah melakukan aksinya puluhan kali di Kota Malang.
SURYA.CO.ID, MALANG - Sebanyak 15 sepeda angin diamankan Satreskrim Polresta Malang hasil dari penangkapan AS dan HL pada 14 Agustus 2021 lalu.
Kedua pelaku tersebut merupakan spesialis pencurian sepeda angin yang telah melakukan aksinya puluhan kali di Kota Malang.
Berdasarkan keterangan kedua pelaku itu, mereka banyak beraksi di wilayah Blimbing dan Lowokwaru Kota Malang dengan total 30 TKP.
Pelaku selalu merencanakan aksinya ketika malam hari dengan memanfaatkan waktu istirahat dan kelengahan warga.
"Keduanya ini merupakan residivis atas kasus yang sama. Mereka baru keluar pada 2018 lalu. Kemudian di 2019 mereka melancarkan aksinya sampai tahun ini," ucap Kasat Reskrim Polresta Malang, Kompol Tinton Yudha Priambodo saat rilis, Jumat (27/8/2021).
Penangkapan pelaku bermula dari empat warga yang melaporkan telah kehilangan sepedanya.
Kemudian, polisi bergegas melacak keberadaannya dengan bekal sebuah rekaman CCTV yang menunjukkan pelaku ketika mencuri sepeda di sebuah rumah.
Baca juga: Polwan di Ponorogo Salurkan Bantuan untuk Anak yang Ortunya Meninggal Terpapar Covid-19
Dari proses penyelidikan tersebut, polisi menemukan pelaku saat menjual hasil sepeda curiannya itu di forum jual beli Facebook.
Hingga akhirnya pelaku ditangkap petugas saat berpura-pura akan membeli sepeda hasil curiannya itu.
"Kami melakukan undercover buy dan Alhamdulilah berhasil kami amankan, kami kembangkan lagi ke satu pelaku lagi dan kami mendapat informasi ada sekitar 30 TKP dan berhasil mengamankan 15 sepeda," ucapnya.
Alasan pelaku menjual barangnya ke Jawa Tengah itu kata Tinton agar tidak terdeteksi oleh korban.
Pelaku menjual dengan harga standar agar calon pembelinya tidak memiliki rasa curiga kalau itu barang curian.
Atas kejadian tersebut pelaku dikenai pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
"Karena sepeda ini lebih gampang dicuri, apalagi pandemi begini jadi kurang lebih di saat pandemi kegiatan olahraga banyak. Apalagi saat ini sepeda pancal banyak sekali peminatnya. Itu yang jadi alasan mereka memilih mencuri sepeda angin daripada sepeda motor," tandasnya. (Rifky Edgar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/polisi-saat-rilis-kasus-pencurian-sepeda-pancal.jpg)