Breaking News:

Travel

Piknik sambil Melihat Sampahmu Berakhir, Bertandanglah ke TPA Pakusari Kabupaten Jember 

Satu lagi  lokasi untuk melepas penat di Kabupaten Jember yang sepekan terakhir banyak diunggah di Instagram.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Parmin
surya.co.id/sri wahyunik
Seorang warga melintas di depan spot replika dinosaurus di TPA Pakusari Kabupaten Jember. 

Surya.co.id | JEMBER - Satu lagi  lokasi untuk melepas penat di Kabupaten Jember yang sepekan terakhir banyak diunggah di Instagram. Akibatnya tempat itu jadi perbincangan, dan membuat warga penasaran.

Gambar yang wira-wiri muncul di Instagram antara lain sebuah replika dinosaurus dari ban bekas, dan pondok berdinding botol bekas.

Kedua spot itu yang kerap dijadikan lokasi berfoto warga netizen. Surya mendatangi lokasi tersebut, Jumat (27/8/2021) sore. Spot foto itu berada di kompleks Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Pakusari di Kecamatan Pakusari.

Jumat (27/8/2021) sore, juga ada kunjungan Bupati Jember Hendy Siswanto ke TPA Pakusari.

Dia bersama jajaran dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Jember meninjau TPA sampah induk dan terbesar di Kabupaten Jember tersebut.

"Kami ingin TPA Pakusari ini maju, bahkan bisa menjadi percontohan. Selain itu juga, kami akan kembangkan tempat ini menjadi tempat wisata edukasi," ujar Hendy kepada Surya, Jumat (27/8/2021).

Tempat wisata edukasi itu antara lain terdiri atas spot foto, area penjualan barang hasil daur ulang, proses pengolahan sampah, juga kantin yang berhias cantik meski berasal dari barang bekas, seperti ban dan botol.

"Karena TPA Pakusari ini ternyata luar biasa. Saya juga baru pertama ini masuk sini. POtensinya luar biasa, dan harus kita kembangkan, meski ini TPA. Terutama pengolahan sampahnya, supaya sampah bernilai, juga ada pemilahan sampah organik dan anorganik. Karena jika menuruti semua sampah dibuang, seluas apapun luas lahan yang disediakan, tidak akan cukup. Karenanya, edukasi pengolahan sampah sangat penting," tegasnya.

Memasuki kompleks TPA Pakusari, memang sekilas tidak seperti masuk ke kawasan TPA. Karena di gerbang masuk, sudah disuguhi kawasan bersih, dan sejumlah bunga yang ditanam di beberapa tempat bekas, juga pepohonan.

Di dekat gerbang masuk, langsung terlihat kantin yang berhiaskan ornamen dari barang bekas. Barang bekas itu dirangkai sebagai tempat media tanam bunga. Di sisi timur kantin, ada beberapa tempat spot foto yang instagramable.

Kemudian berjalan beberapa puluh meter, ada kawasan Zona Pasif. Di zona tersebut, terdapat sebuah replika dinosaurus, juga pondok berdinding botol. Dua spot inilah yang kerap dijadikan lokasi berfoto. Sejumlah gazebo juga berdiri bisa menjadi tempat bersantai. Rerumputan hijau yang terawat baik menjadi pemandangan indah.

Sementara di seberang Zona Pasif itu gunungan sampah berada. Saat melihat gunungan sampah itulah, baru menyadari ketika kawasan itu merupakan TPA Pakusari, terlepas dari sejumlah tulisan penunjuknya.

Meski Zona Pasif yang menjadi lokasi berwisata warga dekat dengan area TPA sampah, jangan bayangkan bau sampah yang menyengat. Karena sampah tidak terbaui di tempat tersebut.

Jadi untuk berpiknik tipis, sekaligus belajar bagaimana sampahmu terbuang, diolah, atau dihancurkan, bisalah berkunjung ke TPA Pakusari.

"Kami juga sedang kembangkan biogas dari sampah, yang nantinya akan disalurkan ke warga sekitar," tambah Eko Heru Sunarso, Kepala DLH Kabupaten Jember.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved