Breaking News:

Berita Sidoarjo

Pasar Ekspor Rumput Laut mulai Membaik, Laba Asia Sejahtera Mina Naik Jadi Rp 4,4 Miliar

Indra Widyadharma, Direktur Utama Asia Sejahtera Mina memaparkan sejumlah kinerja perusahaan usai menggelar RUPS di kantornya di Sidoarjo.

Penulis: M Taufik | Editor: Parmin
surya.co.id/m taufik
Direktur Utama Asia Sejahtera Mina, Indra Widyadharma, memaparkan sejumlah kinerja perusahaan usai menggelar RUPS di kantornya yang berada di Sidoarjo, Jumat (27/8/2021). 

SURYA.co.id | SIDOARJO – Pasar ekspor rumput laut yang sempat drop di awal pandemi, belakangan sudah mulai membaik.

Potensi bisnis di sektor ini juga dirasa akan terus meningkat seiring semakin terkendalinya penyebaran covid-19 di dalam dan luar negeri.

Seperti yang dirasakan oleh PT Asia Sejahtera Mina. Eksportir rumput laut itu per Juni 2021 mencatatkan penjualan senilai Rp 160 miliar, naik 13,5 persen dibanding periode sama di tahun 2020. Laba yang didapat juga naik 7 persen, dari sebelumnya Rp 2,5 miliar menjadi Rp 4,4 miliar.

“Saat awal pandemi lalu, pabrik-pabrik di China tidak beroperasi dan harga pasaran juga anjlok. Kondisi itu sangat berpengaruh karena 95 persen ekspor ke China. Sisanya, baru ke Spanyol, Philipna, dan Chile,” ungkap Indra Widyadharma, Direktur Utama Asia Sejahtera Mina usai menggelar RUPS, Jumat (27/8/2021).

Seiring kondisi yang semakin membaik, sektor bisnis inipun ikut membaik. Kran ekspor mulai terbuka dan kebutuhan produksi dari negara tujuan juga kembali meningkat.

“Kami akui, kebijakan-kebijakan strategis dari pemerintah Indonesia sangat membantu. Kami sangat merasakan itu, sehingga kinerja kami bisa kembali membaik dengan support dan berbagai kebijakan strategis pemerintah,” ungkap Indra.

Permintaan terhadap rumput laut mulai terasa meningkat sejak Maret lalu. Dan ke depan, potensinya juga dirasa sangat bagus.

“Kondisi ini juga dirasa positif bagi para petani rumput laut. Pasarnya bagus, sehingga penjualan juga bagus,” lanjutnya.

Di tahun 2021 ini, pihaknya juga manargetkan pengembangan di sektor hulu. Yakni pengembangan kerjasama dengan petani agar menghasilkan rumput laut yang lebih berkualitas.

Selain itu juga merencang sektor hilir dengan memproses rumput laut menjadi produk turunan, seperti tepung, agar-agar, jelly, dan sebagainya untuk menaikkan nilai tambah rumput laut.

“Perseroan juga berkomitmen mendukung sistem resi gudang, program pemerintah untuk membantu petani agar nilai jual barangnya tetap stabil."

"Kami sudah mendapatkan sertifikasi untuk resi gudang di Pattenne, Maros, dan Sulawesi Selatan. Dan kami terus berusaha menambah resi gudang di daerah sumber rumput laut,” paparnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved