Berita Kota Mojokerto

Jamin Keamanan Siswa Kota Mojokerto saat PTM, Jarak Antar Meja Disekat Sampai Diawasi Kamera CCTV

Ning Ita melihat tempat cuci tangan, hand sanitizer, masker di setiap kelas dan meja kelas disekat bilik berbahan plastik.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Deddy Humana
surya/mohammad romadoni
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Kadindik Amin Wachid meninjau kesiapan sapras di SDN 2 Mentikan, Kota Mojokerto, Jumat (27/8/2021). 

SURYA.CO.ID, KOTA MOJOKERTO - Standar protokol kesehatan (prokes) pencegahan penularan Covid-19 di sekolah, menjadi perhatian serius sebelum pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Mojokerto.

Sebelum PTM dimulai awal pekan depan, kelengkapan dan kesiapan sarana prokes itu disidak Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, Jumat (27/8/2021).

Ning Ita, sapaan wali kota, meninjau kesiapan sarana prasana (sarpas) pendukung prokes itu di SDN 2 Mentikan. Penerapan PTM bagi lembaga pendidikan sekolah tingkat SD dan SMP di seluruh Kota Mojokerto akan kembali dimulai, Senin (30/8/2021).

Dalam sidak ini, Ning Ita melihat tempat cuci tangan, hand sanitizer, masker di setiap kelas dan meja kelas disekat bilik berbahan plastik.

"Jadi setiap meja di kelas sudah ada sekatnya di seluruh SD dan SMP Negeri atau Swasta di Kota Mojokerto," ungkapnya, Jumat (27/8/2021).

Menurut Ning Ita, PTM di masing-masing sekolah juga dipantau kamera Closed Circuit Television (CCTV) yang terkoneksi dengan hik-connect. Apalagi, orangtua atau wali murid diperbolehkan mengakses CCTV tersebut.

Di sisi lain, pemkot juga menyediakan transportasi bus antar jemput gratis dapat dimanfaatkan siswa sehingga orangtua tidak perlu menunggu di sekolah.

"Orangtua kita beri hak akses sehingga setelah mengizinkan putra-putrinya mengikuti, PTM tidak perlu ikut datang ke sekolah. Karena itu justru akan menimbulkan kerumunan, tetapi para orangtua bisa memantau kondisi putra-putrinya melalui hik-connect," ucap Ning Ita.

Kepala Sekolah SDN 2 Mentikan, Mochamad Alimas Huda menjelaskan, pihaknya memastikan sarpras prokes terpenuhi guna menunjang PTM di sekolahnya.

Sedangkan, pihak sekolah dan siswa juga bersiap lantaran sudah dua kali menjalani uji coba penerapan PTM tersebut. "Persetujuan dari para orangtua sudah terkumpul dan sudah bermeterai. Semuanya bersedia PTM di sekolah," pungkasnya. ****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved