Breaking News:

BeritaPasuruan

Gus Ipul: KPK Peringatkan 3 Hal Penting ini kepada Pemkot Pasuruan 

Walikota Gus Ipul dan jajaran Pemkot Pasuruan rapat koordinasi monitoring dan evaluasi program pencegahan korupsi terintegrasi.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Parmin
surya.co.id/galih lintartika
Walikota Gus Ipul dan jajaran Pemkot Pasuruan mengikuti rapat koordinasi monitoring dan evaluasi program pencegahan korupsi terintegrasi di Gedung Gradika, Pemkot Pasuruan, Jumat (27/8/2021). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperingatkan tiga hal kepada Pemkot Pasuruan terkait pencegahan korupsi.

“Ada tiga hal penting yang tadi dipesankan KPK kepada kami di pemerintah Kota Pasuruan,” kata Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Gus Ipul menyampaikan hal tersebut seusai mengikuti rapat koordinasi monitoring dan evaluasi program pencegahan korupsi terintegrasi  digelar Pemkot Pasuruan di Gedung Gradika, Pemkot Pasuruan, Jumat (27/8/2021).

Hadir memenuhi undangan Pemkot Pasuruan ini,  Direktur Wilayah III Koordinasi dan Supervisi KPK, Brigjenpol Bahtiar Ujang Purnama.

Menurut Gus Ipul tiga pesan penting yang disampaikan Brigjen Polisi Bahtiar Ujang Purnama, pertama KPK memperingatkan bahwa rekruitmen ASN, tenaga PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), maupun tenaga kontrak dan PHL (pekerja harian lepas) di instansi pemerintahan harus bersih dan tidak ada pungutan.

“Jangan sampai ada pungutan dan harus transparan disosialisasikan secara masif agar masyarakat tahu tidak ada pungutan,” kata Gus Ipul.

Jika memang menemukan ada oknum yang melakukan pungutan, diminta segera melapor ke aparat penegak hukum.

Pesan berikutnya pemerintah agar berhati-hati dalam melakukan mutasi. “Banyak kasus, Ini jadi pantauan KPK di mana mutasi itu rawan jual beli jabatan,” ujar Gus Ipul.

Sedang pesan berikutnya adalah bagaimana Pemkot Pasuruan segera meningkatkan target penilaian Monitoring Control for Prevention atau monitoring kontrol untuk pencegahan korupsi.

Pemkot Pasuruan dari penilaian KPK pada empat bulan lalu skornya 48 persen dan saat ini hasil penilaian internal sudah mencapai 64 persen.

“Target kami bisa 90 hingga akhir tahun. Mcp ini penting untuk menyelamatkan aset daerah juga untuk meningkatkan PAD dan mencegah korupsi,” ujar Gus Ipul.

Selain itu hadir pula dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Pasuruan, Sekretaris Daerah, serta seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkot Pasuruan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved