Breaking News:

Berita Ponorogo

Tes SKD CPNS dan PPPK Non Guru Ponorogo Mulai 2 September, Peserta Wajib Negatif Covid-19

Dalam surat tersebut dijelaskan peserta tes SKD CPNS dan P3K harus melakukan swab test PCRR dalam kurun waktu 2x24 jam.

surya.co.id/ahmad zaimul haq
Ilustrasi tes CPNS sebelum pandemi covid-19 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Peserta tes CPNS dan PPPK Pemkab Ponorogo diwajibkan membawa surat negatif Covid-19 saat akan mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Winarko Arief Tjahjono mengatakan hal ini sesuai dengan surat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) nomor 7767/B-KS.04.01/SD/E/2021.

"Sudah ada suratnya dari Satgas Penanganan Covid-19 pusat," kata Winarko, Kamis (26/8/2021).

Dalam surat tersebut dijelaskan peserta tes SKD CPNS dan P3K harus melakukan swab test Polymerase Chain Reaction (PCR) dalam kurun waktu 2x24 jam.

Sedangkan untuk rapid test antigen dalam kurun waktu 1x24 jam.

Baca juga: Pemkot Kediri Membentuk Satgas Linmas Kota Kediri, Ini Tugasnya

"Hasilnya harus negatif Covid-19 atau non reaktif," jelas Winarko.

Peserta SKD juga diwajibkan untuk menggunakan double masker, masker 3 lapis di bagian dalam dan menggunakan masker kain di bagian luar.

"Peserta diwajibkan sudah vaksin minimal dosis pertama dengan menunjukkan kartu vaksin," lanjutnya.

Untuk lokasi pelaksanaan SKD CPNS dan P3K non guru sendiri, BKPSDM Ponorogo akan menggunakan GOR Singodimedjo yang akan dimulai pada 2 September nanti.

Sementara untuk jadwal Seleksi Kompetensi PPPK Guru akan disampaikan menyusul oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

BACA BERITA PONOROGO LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved