Breaking News:

Vaksinasi di Surabaya

Vaksinasi Kadin Surabaya dan EO Disebut Terkendala Stok Vaksin, 31.832 Calon Penerima telah Daftar

Program Vaksinasi Merdeka oleh Entrepreneurs’ Organization (EO) Indonesia East dan Kadin Surabaya hingga kini terkendala logistik vaksin.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
Foto: kadin surabaya
Pengurus Kadin Surabaya saat bersama forkopimda Surabaya dalam sebuah kesempatan. Program vaksinasi Kadin Surabaya bersama Entrepreneurs’ Organization (EO) Indonesia East masih terkendala logistik vaksin. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Program Vaksinasi Merdeka oleh Entrepreneurs’ Organization (EO) Indonesia East dan Kadin Surabaya hingga kini terkendala logistik vaksin. Pelaksanaan vaksinasi tersebut direncanakan pada Agustus ini. 

EO dan Kadin Surabaya masih nunggu arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

President EO Indonesia East Antony Harsono menegaskan, pihaknya bersama Kadin Surabaya tetap berkomitmen mendukung percepatan pelaksanaan vaksinasi di Surabaya agar herd immunity bisa segera tercapai dan roda perekonomian kembali bergerak.

"Saat ini kami masih menunggu arahan dari Pemkot Surabaya kapan tanggal kepastian pelaksanaannya," kata Anthony, Senin (23/8/2021).

Saat launching kegiatan vaksinasi masal ini, target pelaksanaan di tanggal 17 Agustus. Tetapi karena ada keterbatasan logistik vaksin sehingga tidak memungkinkan untuk dilaksanakan pada tanggal itu.

"Namun kami pastikan bahwa kami tetap berkomitmen dan optimis kegiatan vaksinasi ini bisa terlaksana. Kalau soal kendala logistik ini kita tidak bisa mengontrolnya juga," tambah Antony.

Anthony mengatakan awalnya EO bersama Kadin Surabaya diminta Walikota Surabaya Eri Cahyadi untuk membantu percepatan pelaksanaan vaksinasi di kalangan dunia usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

EO Bersama Kadin Surabaya pun menyambut baik keinginan tersebut. Maka, EO dan Kadin Surabaya pun bergerak mengakomodasi pelaku usaha yang ingin mendapatkan suntikan vaksin, termasuk dari kalangan UMKM.

"Saat ini yang sudah mendaftar ada sekitar 436 Badan Usaha, termasuk UMKM, dengan total 31.832 orang calon penerima vaksin."

"Harapan kami vaksinasi ini bisa segera terlaksana, paling tidak ya awal bulan September," beber Anthony.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Surabaya M Ali Affandi mengatakan, pihaknya telah menyosialisasikan soal rencana vaksin tersebut ke dunia usaha khususnya UMKM, sesuai amanat dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

"Responsnya sangat antusias, hingga terdaftar lebih dari 31.000 penerima vaksin," kata Andi, sapaan akrab M Ali Affandi.

Namun, pelaksanaan vaksinasi terkendala logistik vaksin yang memang belum tersedia.

”Jadi kami menyampaikan ke teman-teman yang mendaftar vaksinasi, sampai kini pun kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari Pemkot Surabaya.
  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved