Sabtu, 18 April 2026

Shalat Hajat, Ini Doa Bahasa Arab yang Mudah Dihapalkan Agar Cepat Terkabul

Lâ ilâha illallâhul halîmul karîm. Subhânallâhi rabbil ‘arsyil karîmil ‘azhîm. Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. As’aluka mûjibâti rahmatik

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi - Doa Shalat Hajat 

SURYA.CO.ID - Berikut Doa Shalat Hajat dalam Bahasa Arab yang mudah dihapalkan lengkap tata cara membacanya.

Shalat Hajat adalah shalat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan agar doa atau hajatnya segera dikabulkan Allah SWT.

Doa Shalat Hajat berikut dikutip dari berbagai sumber, sehingga Anda dapat memilih salah satu di antaranya sesuai dengan kebutuhan.

Simak doa Shalat Hajat selengkapnya.

1. Doa shalat hajat singkat bahasa arab

Ustadz Abdul Somad mencontohkan doa Bahasa Arab yang mudah diamalkan setelah Shalat Hajat.

"Doa cuma 4 yang bahasa Arab,

1.

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِِْ

Artinya :

“Aku berlindung kepada Allah dari syaithan yang terkutuk”

2.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”

3.

_ الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam”

4. Shalawat

صلاة الله وسلام

Sholatu wa Salamu 'ala Rosulillah wa 'ala Alihi wa Ashabihi Ajma'in

"Sholawat serta salam ditujukan kepada utusan Allah beserta keluarga dan para shahabatnya".

Setelah itu membaca doa hajatnya," jelas Ustadz Abdul Somad.

2. Doa shalat hajat latin

Selain itu juga bisa membaca doa yang dicontohkan Majlis Dzikir Pondok Pesantren Nurul Faizah, Surabaya oleh Drs. Hj. Mihmidaty Afif, M.Pd.I sebagai berikut.

Setelah sujud kemudian duduk berdoa dan memohon hajatnya kepada Allah:

Bismillahirrahmaanirohiim allahumma inkaana salafat dzunuunii wa'adlomat 'afaanii wa kaburat khataayaa ya wa hallat bainii wa bainaka biqodlo-i hawaa-ijii fainnii asaluka binjalaali wajhika wa 'adliimi 'uluumika waatawajjahu ilaika binabiyyika muhammadin shallallahu 'alaihi wasallam nabiyyirrahmati antaghfira lii dzununii kullahaawatarhamnii rahmatan saabighatan watufarrija 'annii hammi wa ghammii farojan 'aajilanwa taqdliya lii haajaati yaa sayyidii yaa rasulallah yaa sayyidi ahmad yaa abal qaasim shallallahu 'alaika bi dawaami mulkihii jalaa wa 'alaa, inni atwajjahu bika ilaa rabbi fii haajatii lituqdla ..... (sebutkan semua hajatnya). Allahumma fasyaffi'hu lii (3 kali) innaka 'alaa kulli syain qadiir.

Artinya:

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih di dunia lagi Maha Penyayang di akhirat. Ya Allah jika dosa-dosaku telah berlalu, telah besar ampunan untukku, dan telah besar kesalahan-kesalahanku dan telah terbuka antara aku dan Engkau, dengan terpenuhinya hajat-hajat ku maka aku mohon kepadamu dengan kemuliaan DzatMU dan keagungan ilmuMu dan aku mengharap kepadaMu dengan Nabi Muhammad SAW, nabi yang penuh kasih sayang, agar engkau mengampuni dosa-dosaku semuanya dan sayangilah aku dengan kasih sayang yang sempurna dan bahagiakanlah aku dari kesedihan dan tekanan dengan kebahagiaan yang segera dan penuhilah kebutuhanku. Wahai junjunganku wahai Rasul Allah wahai orang yang terpuji wahai ayahnya Qosim (Nabi Muhammad) semoga rahmat Allah atasmu selama kerajaanNya yang maha Mulia lagi Maha Tinggi masih ada. Sesungguhnya aku mengharap kepada Tuhanku denganmu (nabi) agar terpenuhi kebutuhan-kebutuhan ku ............... (sebut hajatnya) Ya Allah jadikan ia nabi memberi syafaat pertolongan kepada ku (tiga kali) Sesungguhnya engkau maha kuasa atas segala sesuatu.

3. Doa shalat hajat pada umumnya

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Tulisan latin:

Lâ ilâha illallâhul halîmul karîm. Subhânallâhi rabbil ‘arsyil karîmil ‘azhîm. Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. As’aluka mûjibâti rahmatik, wa ‘azâ’ima maghfiratik, wal ghanîmata min kulli birrin, was salâmata min kulli itsmin. La tada‘ lî dzanban illâ ghafartah, wa lâ hamman illâ farrajtah, wa lâ hâjatan hiya laka ridhan illâ qadhaitahâ ya arhamar râhimîn.

Artinya:

“Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih.”

Cara membaca doa shalat hajat

Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya di Youtube berjudul "Ustadz Abdul Somad Shalat Sunah Taubat, Hajat, dan Tahajud, dimakah waktu terbaik berdoa?" Pada 12 Desember 2019, menjelaskan waktu tepat membaca doa.

"Berdasarkan hadist riwayat Muslim, orang yang paling dekat dengan Allah SWT waktu sujud, sujud terakhir Shalat Hajat, sujud terakhir Shalat Tahajud, sujud terakhir Shalat Witir. Mintalah sebanyak-banyaknya di sujud itu,"

"Tapi tidak boleh pakai bahasa Indonesia, kalau diucapkan di shalat, batal shalatnya. Maka dalam hati saja," jelas Ustadz Abdul Somad.

"Berapa lama sujudnya? Waktu nabi sedang sujud terakhir (dalam Shalat) dicubit Aisyah, setelah shalat Nabi tanya ada apa. Kata Aisyah, 'kusangka engkau sudah sakaratul maut', maka berlama-lama lah sujud, itu waktu pertama. Yang kedua, setelah tasahud (tahiyat akhir dalam shalat)," tutup Ustadz Abdul Somad.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved