Breaking News:

Berita Banyuwangi

Ratusan Warung di Banyuwangi Kembali Dikucuri Bantuan Dana Agar Naik Kelas

Program ini memfasilitasi warung-warung rakyat untuk ”naik kelas”, dengan peralatan yang lebih memadai,

Penulis: Haorrahman | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Humas Pemkab Banyuwangi
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan bantuan kepada 300 warung rakyat, yang dilakukan secara simbolis ke sejumlah perwakilan warung di Kecamatan Kalibaru, Kecamatan Glenmore, dan Kecamatan Genteng, Senin (23/8/2021). 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Program ”Warung Naik Kelas” (Wenak) terus digulirkan di Banyuwangi.

Program ini memfasilitasi warung-warung rakyat untuk ”naik kelas”, dengan peralatan yang lebih memadai, melalui dukungan dari pemerintah daerah.

"Warung rakyat ini adalah salah satu tumpuan banyak masyarakat. Pemilik warungnya mendapatkan nafkah, warga masyarakat memperoleh makanan dengan harga terjangkau. Kami bantu agar tetap bergeliat di masa sulit ini, sekaligus ini bagian dari pemulihan ekonomi," ungkap Ipuk, Selasa (24/8/2021).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan bantuan kepada 300 warung rakyat, yang dilakukan secara simbolis ke sejumlah perwakilan warung di Kecamatan Kalibaru, Kecamatan Glenmore, dan Kecamatan Genteng, Senin (23/8/2021).

Pada tahap sebelumnya, telah ada 100 warung rakyat menerima bantuan tersebut melalui sinergi lintas sektor.

Baca juga: Bupati Gresik Komitmen Kurangi Penggunaan Sampah Plastik

"Ini merupakan bagian dari program UMKM Naik Kelas yang kita canangkan. Ada banyak pendekatannya, ada bantuan warung, fasilitasi perizinan, PIRT, bantuan alat produksi, kemasan, pemasaran, dan sebagainya. Ada juga hampir 7.000 PKL mendapat bantuan dana selama PPKM," imbuh Ipuk.

Para penerima merupakan usulan dari masyarakat yang kemudian diverifikasi oleh dinas terkait.

"Dananya kita transfer ke masing-masing pemilik warung masing-masing Rp 1 juta, nanti bisa digunakan untuk beli alat atau melengkapi warung, seperti membeli etalase, alat makan, dan sejenisnya. Para penerima adalah pengusaha ultra mikro. Sehingga dengan bantuan yang nominalnya tidak besar ini, bisa memberi dampak untuk pengembangannya," terang Ipuk.

”Program ini akan kami teruskan, dan nanti ditambah alokasinya sesuai kemampuan APBD,” imbuh Ipuk.

Salah seorang pemilik warung kecil yang didatangi langsung oleh Ipuk adalah Dewi Astutik di Dusun Krajan, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved