Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Lantik Pimpinan Baznas Jatim, Gubernur Khofifah Minta Perhatikan Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Gubernur Khofifah meminta Baznas Jatim ikut memperhatikan anak-anak yang menjadi yatim atau yatim piatu akibat terdampak Covid-19.

Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
ubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melantik Ketua dan Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur Periode Tahun 2021-2026 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (23/8/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melantik Ketua dan Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur Periode Tahun 2021-2026 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (23/8/2021).

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan SK Gubernur Jawa Timur 188/330/KPTS/013/2021 tentang Penetapan Ketua dan Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Timur Periode Tahun 2021-2026. Di mana, Drs H Roziqi,MM dalam kegiatan tersebut dilantik sebagai Ketua Baznas Provinsi Jatim Periode Tahun 2021-2026.

Sementara untuk Wakil Ketua Baznas Jatim yang dilantik antara lain Prof Dr Drs Ali Maschan Moesa M.Si (Wakil Ketua I), Drs Ahsanul Haq M.Si (Wakil
Ketua II), Dr H Muhammad Zakki M.Si (Wakil Ketua III) dan Dr Drs H Husnul Khuluq MM (Wakil Ketua IV).

Prosesi kegiatan tersebut, diawali dengan mengumandangkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan SK yang dilanjutkan dengan pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Ketua dan Wakil Ketua Baznas Provinsi Jawa Timur Periode Tahun 2021-2026. Selanjutnya dilakukan penandatanganan Berita Acara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pakta Integritas Ketua Baznas Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, dilakukan penyerahan Petikan Surat Keputusan oleh Gubernur Jawa Timur dan dilanjutkan dengan penyampaian kata-kata Pelantikan oleh Gubernur Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah meminta Baznas Jatim ikut memperhatikan anak-anak yang menjadi yatim atau yatim piatu akibat terdampak Covid-19. Di mana, berdasarkan data yang ada terdapat sebanyak 6 ribu lebih anak-anak yang terkonfirmasi menjadi yatim atau yatim piatu karena pandemi Covid-19 di Jatim.

Perhatian tersebut, lanjut Khofifah, bisa dilakukan dari sisi pengasuhan dan pendidikan. Sebab, tumbuh kembang anak-anak membutuhkan lingkungan yang kondusif dalam sebuah proses pengasuhan yang baik.

“Memberikan empati, simpati dan tanggung jawab kita semua untuk memberikan pengasuhan termasuk pendidikan dan tumbuh kembang yang baik bagi anak-anak yang kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya,” jelas orang nomor satu di Jatim ini.

Gubernur Khofifah menambahkan, bahwa aksi-aksi seperti ini bisa dituangkan dalam program Baznas Jatim.

Karenanya, langkah ini harus disinergikan secara komprehensif. Titik-titik mana yang bisa dilakukan sinergitas terutama dalam proses pengasuhannya, sehingga anak-anak tersebut mendapatkan proses tumbuh kembang yang baik.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved