Breaking News:

Berita Tuban

Hari Pertama Perpanjangan PPKM di Tuban, Puluhan Warga Tak Bermasker Jalani Sidang di Tempat

Warga Tuban yang tidak mengenakan masker ditindak sidang di tempat, secara online.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/M Sudarsono
Warga Tuban saat disidang akibat tak mematuhi protokol kesehatan, Selasa (24/8/2021). 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban terus menggelar operasi yustisi penegakkan protokol kesehatan (prokes).

Operasi yustisi pada awal perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga dilakukan di pendopo Kecamatan Montong, Selasa (24/8/2021).

Kasat Sabhara Polres Tuban, AKP Chakim Amrullah mengatakan, pada operasi yustisi kali ini ada puluhan masyarakat yang tak bermasker.

Mereka para pelanggar yang tidak mematuhi prokes, selanjutnya ditindak sidang di tempat, secara online.

"Ada 26 pelanggar yang disidang di tempat, masing-masing dikenakan denda Rp 50 ribu," ujarnya kepada wartawan.

Ia menjelaskan, pelanggar pengendara motor maupun mobil dikenakan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur No 2 tahun 2020 tentang Tibum Tranmas, pasal 27 c huruf ( b) Jo Pasal 49 Ayat 1 dan 4.

Dari 26 pelanggar tersebut, total uang sidang yang terkumpul Rp 1,3 juta.

Ia berharap masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19, dengan menerapkan 5 M.

Di antaranya yaitu menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air bersih, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

"Kami berharap masyarakat harus patuh 5 M demi mencegah penyebaran covid-19," pungkasnya.

Dalam kegiatan operasi yustisi PPKM level 3 di Montong, melibatkan TNI-Polri, Kejaksaan Negeri Tuban, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Tuban, serta hakim pengadilan negeri secara online.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved