Breaking News:

Berita Lamongan

Gadis Berusia 13 Tahun di Lumajang Ditiduri Dua Pemuda Secara Paksa Usai Dicekoki Minuman Keras

Dua pemuda di Lumajang tega melakukan persetubuhan secara paksa kepada seorang gadis yang masih usia 13 tahun. Begini kronologinya

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Tony Hermawan
AA (18) dan MY (19), pelaku persetubuhan secara paksa kepada gadis 13 tahun saat diamankan di Polres Lumajang, Selasa (24/8/2021). 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Dua pemuda berinisial AA (18) warga Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit dan MY (19) Desa Mojo, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, tega melakukan persetubuhan secara paksa kepada seorang gadis yang masih usia 13 tahun.

Tindakan itu dialami korban saat berkunjung ke kos AA, yang merupakan kekasihnya.

Di rumah yang sepi itu korban dicekoki minuman keras. Kemudian pelaku AA mengajak paksa korban untuk melakukan hubungan badan.

Begitu sadar korban pun marah. Ia berontak meminta diantarkan pulang. Namun, malang nasib korban, MY malah membantu pelaku AA memperlancarkan aksi tak terpuji tersebut.

MY saat itu menyekap tangan korban. Setelah tidak berdaya, korban ditiduri secara bergantian.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Sutomo mengatakan, aksi tersebut terbongkar setelah korban melapor ke orang tuanya.

Orang tua korban langsung melaporkan hal tersebut ke polisi.

Hingga akhirnya kedua pelaku ditangkap di kos-kosan kawasan Jalan Gajah Mada, Kelurahan Kepuharjo, Kabupaten Lumajang.

"Kejadian itu dilakukan sebenarnya sudah beberapa waktu lalu, tepatnya 5 Agustus 2021. Setelah dilakukan penyelidikan kami berhasil mengamankan dua pelaku sekaligus di kos kawasan Taman Toga," katanya, Selasa (24/8/2021).

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan tersebut, kini kedua pelaku diamankan di ruang tahanan Polres Lumajang dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan di unit PPA Sat Reskrim Polres Lumajang.

Mereka dijerat Pasal 81 UURI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UURI nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 perlindungan anak.

"Ancaman hukuman 15 tahun penjara," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved