Virus Corona di Nganjuk
Gencar Pindahkan Warga Isoman ke Isoter guna Tekan Kasus Kematian Pasien Covid di Kabupaten Nganjuk
Angka kematian kasus covid-19 di Kabupaten Nganjuk terus bertambah hingga mencapai 668 kasus.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin
SURYA.CO.ID, NGANJUK - Angka kematian kasus covid-19 di Kabupaten Nganjuk terus bertambah hingga mencapai 668 kasus.
Ini setelah dalam dua hari terakhir terjadi penambahan sebanyak 20 kasus positif covid-19 meninggal dunia.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Hari Purwanto mengatakan, untuk penambahan kasus Covid-19 meninggal dunia untuk hari ini sebanyak 5 kasus dari Kecamatan Bagor, dan satu kasus masing-masing dari Kecamatan Kertosono, Pace, Prambon, Rejoso, dan Wilangan.
"Untuk hari ini dari lima Kecamatan tersebut yang menambah jumlah kasus Covid-19 meninggal dunia," kata Hari Purwanto, Minggu (22/8/2021).
Sedangkan untuk jumlah kasus positif Covid-19 sampai hari ini, dikatakan Hari Purwanto, telah mencapai 11.696 kasus.
Hal itu setelah hari ini ada penambahan kasus positif Covid-19 yang baru sebanyak 37 kasus. Jumlah penambahan kasus positif Covid-19 tersebut terus mengalami penurunan atau melandai dalam beberapa hari terakhir.
"Semuanya tentu berharap kasus positif covid-19 tersebut terus menurun seiring dengan melandainya kasus penambahan secara nasional," ucap Hari Purwanto.
Dan untuk kasus covid-19 dinyatakan sembuh, menurut Hari Purwanto, juga menunjukkan trend membaik.
Dimana jumlah kasus positif covid-19 dinyatakan sembuh hari ini cukup signifikan mencapai 260 kasus. Dengan demikian secara komulatif jumlah kasus positif covid-19 dinyatakan sembuh di Kabupaten Nganjuk mencapai 8.951 kasus.
"Dan Satgas Covid-19 akan terus berupaya dengan maksimal agar jumlah kesembuhan dari covid-19 terus bertambah signifikan," ucap Hari Purwanto.
Satgas Covid-19 Kabupaten Nganjuk sendiri, tambah Hari Purwanto, akan terus berupaya menekan jumlah penambahan kasus covid-19 dengan intensif melakukan pencegahan penyebaran covid-19.
Diantaranya dengan tetap melakukan pemindahan warga positif covid-19 dari isolasi mandiri ke isolasi terpusat.
Disamping itu, sosialisasi memberi penyadaran kepasda warga agar tetap menjalankan Prokes ketat terus dilakukan dan tidak abai.
"kamipun berharap Pandemi Covid-19 sekarang ini bisa segera selesai sehingga kondisi bisa normal kembali seperti sebelum ada Covid-19," tutur Hari Purwanto.