Breaking News:

Benarkah Menerima Donor Plasma Konvalesen Efektif untuk Mempercepat Penyembuhan Pasien COVID-19?

Menurut Tim Dokter Lifepack dr Felicia Puspita SKed, terapi plasma konvalesen merupakan adjuvant yang banyak dilakukan pada pasien COVID-19.

Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Adrianus Adhi
Shutterstock by Olga Zinovskaya
Benarkah Menerima Donor Plasma Konvalesen Efektif untuk Mempercepat Penyembuhan Pasien COVID-19? 

SURYA.CO.ID - Pernah mendengar istilah terapi plasma konvalesen? Istilah ini muncul dalam salah satu prosedur penanganan pasien COVID-19 dengan gejala berat.

Pada pasien COVID-19 yang memiliki gejala simptomatis, tenaga kesehatan akan mengobati sesuai dengan gejala yang muncul. Hingga saat ini, memang belum ada pengobatan spesifik yang dapat diberikan pada pasien yang terinfeksi COVID-19.

Maka, saat ini muncul bergam terapi tambahan yang dilakukan untuk membantu mengurangi gejala dan mempercepat kesembuhan pasien, terutama yang memiliki gejala yang berat.

Salah satu terapi yang paling dikenal adalah plasma konvalesen.

Menurut Tim Dokter Lifepack dr Felicia Puspita SKed, terapi plasma konvalesen merupakan adjuvant yang banyak dilakukan pada pasien COVID-19.

Terapi ini digunakan dengan menggunakan plasma darah dari pasien survivor COVID-19.

"Terapi plasma konvalesen ini merupakan bentuk dari imunoterapi pasif. Terapi ini telah digunakan dalam pengobatan influenza, SARS, flu burung (H5N1), ebola, dan beberapa penyakit infeksi virus lainnya," terang Felicia.

Biasanya, terapi plasma konvalesen hanya dikhususkan untuk pasien COVID-19 yang memiliki gejala sedang hingga berat.

Tujuannya, untuk membantu mempercepat perbaikan gejala pada pasien dan tidak dapat diberikan sebagai terapi pencegahan.

Felicia menambahkan, hingga saat ini pengawasan da evaluasi untuk terapi ini masih terus dilakukan.

Hal ini guna mengetahui apakah terapi plasma konvalesen dapat menjadi pilihan pengobatan yang efektif pada pasien COVID-19 atau tidak.

"Data dari beberapa uji klinis dan penelitian menunjukkan bahwa plasma konvalesen dengan tingkat antibodi yang tinggi dapat membantu mengurangi keparahan gejala atau mempersingkat durasi perawatan COVID-19 pada beberapa kasus," tandas Felicia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved