Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

1.000 Santri LDII Jatim Disuntik Vaksin Covid-19, Khofifah Siap Bantu untuk Vaksinasi Dosis Kedua

Vaksinasi Covid-19 berbasis pesantren terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi Covid-19 DPW LDII Jawa Timur, tepatnya di Aula Ponpes Sabilurrosyidin Annur, Gayungan Surabaya, Sabtu (21/8/2021). 

"Monggo, apa yang bisa kita maksimalkan layanan bagi masyarakat, ini akan menjadi sangat baik kalau terus kita ikhtiarkan bersama," imbuh Khofifah.

Gubernur Khofifah pun menyampaikan, bahwa pada minggu ke empat bulan ini, dosis vaksin dalam jumlah yang relatif signifikan akan segera tiba di Jawa Timur.

"Sehingga kalau sekarang kita melihat ada penguatan vaksinasi di LDII seperti sekarang ini, tentu kami berharap akan ada tahap-tahap berikutnya. Kalau kemarin-kemarin itu karena keterbatasan vaksinnya. Kami ada vaksin, sudah ada notifikasinya untuk kabupaten dan kota mana saja. Cover-nya bagi pemprov itu per 3 Juli kemarin, kami dapat buffer 5 persen setiap kali datang. Nah, kalau yang datang makin banyak, pasti buffer-nya akan makin banyak," jelas Khofifah.

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan, program-program vaksinasi akseleratif di lingkungan pesantren, kampus dan elemen-elemen organisasi masyarakat (ormas), merupakan salah satu kunci program percepatan vaksinasi.

"Jadi kami menyampaikan terima kasih kepada LDII Jawa Timur, dan Insya Allah kalau minggu depan vaksinnya lebih banyak yang datang, kami mohon ini akan terus kontinu. Bahkan mungkin, kalau yang dosis satu misalnya lingkungan sini sudah selesai, ya akan dilakukan untuk dosis kedua," tandasnya.

Khofifah berharap, dengan adanya sinergitas dan strong partnership yang kuat, percepatan vaksinasi di Jawa Timur akan segera tercapai.

Di sisi lain, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengajak kepada seluruh umat Islam di lingkungan LDII untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Baginya, vaksinasi merupakan bentuk ikhtiar pokok untuk meminimalisir resiko terpapar dari pandemi Covid-19.

"Saya minta tolong, yang sudah vaksin menjadi agen menjelaskan pada masyarakat bahwa vaksin ini perlu, penting dan harus. Agar risiko komunal dapat dihindari. Di Jakarta kemarin, kami sudah menyelenggarakan vaksinasi dengan dosis 40 ribu vaksin. Mottonya, vaksin tidak memendekkan umur, tidak vaksin tidak memanjangkan umur. Bagaimanapun, ekonomi dapat bangkit, kalau kita sehat. Maka vaksinlah segera," imbau KH Chriswanto.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved