Berita Surabaya
Pria Nganjuk Tewas Ditusuk di Balongsari Kota Surabaya, Sempat Teriak Tolong ke Warga
Saat itu korban bersama temannya hendak pulang ke rumah kos di Jalan Sambikerep Surabaya usai takziah
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Insiden berdarah terjadi di Jalan Raya Balongsari Tama Blok 9 Kota Surabaya, Kamis (19/8/2021) sekitar pukul 23.15 WIB.
Seorang pria tergeletak bersimbah darah usai ditusuk orang tak dikenal.
Korban diketahui bernama Bagus Hermadi (34) warga Dusun Putuk RT 04 RW 03, Desa Sawahan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk akhirnya meregang nyawa di lokasi.
Setelah ditusuk, korban sempat meminta pertolongan warga, sebelum akhirnya meninggal dunia.
Kanit Reskrim Polsek Tandes, Ipda Gogot Purwanto membenarkan kejadian penusukan tersebut.
Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan dibantu dengan unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.
"Masih dalam penyelidikan. Pelakunya kabur setelah teman korban teriak minta tolong ke warga," kata Gogot, Jumat (20/8/2021).
Baca juga: Video Viral Siswa SMK Gresik Panjat Tiang Bendera saat Talinya Putus, Sekolah Beri Hadiah Ini
Menurut hasil pemeriksaan saksi, saat itu korban bersama temannya hendak pulang ke rumah kos di jalan Sambikerep Surabaya usai takziah di Jalan Tambak Mayor Surabaya.
Sekitar pukul 23.00 WIB saat melintas di jalan Balongsari Tama tiba-tiba muncul empat orang menggunakan dua motor matic.
"Satu Honda Vario merah nyegat korban dan saksi dari depan. Lalu setelah keduanya berhenti, tidak lama muncul dua orang menggunakan motor yamaha NMax abu, dari sisi kanan belakang. Korban yang posisinya dibonceng saksi langsung ditusuk menggunakan senjata tajam sejenis pisau," beber Gogot.
Darah yang mengucur deras diduga membuat korban kehabisan banyak darah.
Akibatnya, korban meninggal sebelum pertolongan medis datang.
Untuk motif penusukan itu,polisi masih belum dapat memberikan keterangan pasti.
Namun, Gogot menyebut jika tidak ada barang berharga milik korban yang hilang.
"Murni penusukan, tidak ada barang korban yang hilang," tandasnya.