Breaking News:

BLT BPJS Ketenagakerjaan

Gaji Rp 6 Juta Bisa Dapat BLT BPJS Ketenagakerjaan? Ini Kriteria Upah Penerima Kata Sekjen Kemnaker

Kementerian Tenaga Kerja ( Kemnaker) menetapkan salah satu syarat penerima BLT BPJS Ketenagkerjaan bergaji Rp 3,5 juta.

Editor: Iksan Fauzi
ISTIMEWA/Edited: SURYA.CO.ID
ILUSTRASI BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021 cair lagi. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Kementerian Tenaga Kerja ( Kemnaker) menetapkan salah satu syarat penerima BLT BPJS Ketenagkerjaan bergaji Rp 3,5 juta. 

Bisakah pegawai bergaji Rp 5 juta hingga Rp 6 juta mendapat BLT BPJS atau Bantuan Subsidi Upah (BSU)? Ternyata gaji berapapun bisa.

Hanya saja harus memenui kriteria gaji yang disyaratkan oleh Kemnaker seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 16 Tahun 2021.

Bagi pekerja yang memenui persyaratan upah dalam Permenaker tersebut bakal mendapat transferan BLT BPJS Rp 1 juta untuk dua bulan sekaligus.

Namun, calon penerima harus menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, minimal aktif sejak Juni 2021 lalu.

Lantas apa isi Permenaker tersebut? Berikut penjelasan Sekrtaris Jenseral Kemanker, Anwar Sanusi. 

Anwar menyebutkan, kriteria gaji maksimal Rp 3,5 juta yang diterima pekerja bukanlah take home pay atau gaji bersih beserta tunjangan, melainkan murni gaji pokok.

"Sesuai dengan definisi gaji adalah pendapatan tetap yang diterima pekerja setiap bulan. Gaji beda dengan take home pay," kata Anwar kepada Kompas.com, Rabu (18/8/2021).

Setelah menyalurkan BLT BPJS tahap pertama kepada 947.669 pekerja, Kemenaker rencananya kembali menyalurkan tahap II usai BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan data penerima sebanyak 1,25 juta pekerja pada Senin (16/8/2021).

Pada akhir Juli 2021, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan 1.000.200 orang. Namun, 42.153 pekerja dinyatakan tidak lolos verifikasi karena tercatat sebagai penerima bantuan sosial yang lain.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved