Breaking News:

Berita Pasuruan

Eks Wabup Pasuruan Korupsi Dana Koperasi, PUSAKA Ingatkan Kejari Fokus Selamatkan Rp 25 Miliar

aset-aset koperasi kemudian dilelang untuk membayar tunggakan pembayaran buruh. Aset yang dilelangkan berasal dari keuangan negara.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Deddy Humana
surya
Mantan Wabup Pasuruan dan dua rekannya dijemput petugas Kejari Pasuruan atas dugaan korupsi dana koperasi PKIS Sekartanjung. 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Penahanan terhadap tiga tersangka dugaan korupsi dana bantuan Koperasi PKIS Sekartanjung, mendapat apresiasi dari Pusat Studi Advokasi & Kebijakan (PUSAKA). Hanya, direktur dari LSM tersebut, Lujeng Sudarto meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasuruan tidak berhenti pada penahanan tiga tersangka itu.

Lujeng mengingatkan kejari agar semakin fokus pada upaya pengembalian atau penyelamatan uang negara Rp 25 miliar yang hilang dalam kasus itu.

Dari pemeriksaan selama setahun, mantan Wakil Bupati Pasuruan, Riang Kulup Prayuda ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi dana koperasi PKIS Sekartanjung itu. Selain itu, kejar juga menetapkan dua tersangka lainnya yakni KS dan WBS

"Saya mengapresiasi langkah kejari yang menyeret dalang di balik kasus korupsi dana koperasi PKIS Sekartanjung," kata Lujeng saat dihubungi, Kamis (19/8/2021) siang.

Lujeng menyampaikan, tiga orang yang ditetapkan tersangka itu adalah dalang di balik hilangnya uang negara Rp 25 miliar tersebut.

"Saya juga mendorong kejaksaan untuk lebih berkonsentrasi dalam pengembalian uang negara. Artinya, uang negara yang hilang sekitar Rp 25 miliar itu harus diselamatkan," tegasnya.

Ia meminta Korps Adhyaksa untuk tidak berhenti dalam penahanan tiga tersangka saja. "Saya berharap kejaksaan juga menyita aset-aset tersangka sebagai upaya penyelamatan uang negara," jelasnya.

Sementara ketiga tersangka sudah ditahan di Rutan Bangil dan Lapas Pasuruan untuk proses penyidikan lebih lanjut oleh penyidik kejaksaan.

Di sisi lain, Wiwik Tri Haryati, kuasa hukum tiga tersangka mengaku sudah melayangkan surat penangguhan penahanan terhadap tiga tersangka ke kejaksaan.

"Ketiganya memiliki riwayat penyakit, apalagi situasinya sedang pandemi. Kami mohon kepada penyidik untuk menangguhkan klien kami atas dasar kesehatan," urainya.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved