Jumat, 1 Mei 2026

Daftar Peristiwa Penting 10 Muharram atau Hari Asyura yang Diperingati Kamis 19 Agustus 2021

Berikut daftar peristiwa penting 10 Muharram atau hari ini, Kamis 19 Agustus 2021. Salah satunya Allah menenggelamkan Fir'aun.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID
Ilustrasi - Hari Asyura 

SURYA.CO.ID - Terdapat sejumlah peristiwa penting dalam Islam yang terjadi pada tanggal10 Muharram atau Hari Asyura.

Salah satu peristiwa penting itu adalah Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa dan menenggelamkan Fir'aun dan tentaranya.

Karena keistimewaan Hari Asyura, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan Puasa 9-10 Muharram, atau disebut Puasa Tasua dan Puasa Asyura.

Adapun 1 Muharram 1443 Hijriyah jatuh pada tanggal 10 Agustus 2021. Sehingga 10 Muharram jatuh pada tanggal 19 Agustus 2021.

Simak sejumlah peristiwa penting di Hari Asyura selengkapnya:

1. Keselamatkan Nabi Musa

Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa dan kaumnya dari kejaran Fir'aun dan tentaranya. Kemudian Allah menenggelamkan Fir'an.

2. Taubat Nabi Adam

Allah SWT menerima taubat Nabi Adam dari maksiat yang beliau lakukan, yang bukan kufur, bukan dosa besar, bukan dosa kecil yang mengandung unsur kehinaan jiwa.

3. Keselamatan Nabi Nuh

Allah SWT menyelamatkan Nabi Nuh dan kaumnya yang beriman dari banjir air bah.

4. Keselamatan Nabi Yunus

Allah SWT menyelamatkan Nabi Yunus dari dalam perut ikan Hut.

5. Kerajaan Nabi Sulaiman

Allah SWT menganugerahkan kekuasaan kepada Nabi Sulaiman.

6. Kesembuhan Nabi Ayyub

Allah SWT menyembuhkan penyakit Nabi Ayyub yang sudah diderita sejak 18 tahun lamanya. Penyakit itu bukan penyakit menjijikkan yang mengeluarkan belatung.

7. Perang

Terjadi perang Dztur Riqa' pada hari Asyura 4 Hijriyah.  Pertempuran antara pihak muslimin dengan Bani Muharib, Bani Tsa'labah dan Bani Ghathafan, di daerah dekat Najd yang dimenangkan oleh pihak Arab Muslim.

8. Terbunuhnya Sayyidina al Husain

Pada Hari Asyura tahun 61 Hijriyah, Sayyidina al-Husain bin Ali bin Abi Thalib terbunu sebagai syahid di tangan orang-orang zalim di Karbala', Iraq.

Selain melaksanakan Puasa Tasua dan Puasa Asyura 9 - 10 Muharram untuk mencontoh  Rasulullah menghormati Hari Asyura, terdapat sejumlah amalan lain yang bisa dikerjakan. Khususnya bagi wanita haid.

Berikut amalan lain di Hari Asyura, selain puasa yang bisa dikerjakan.

1. Berdzikir

Rasulullah dalam hadits riwayat Imam Bukhari bersabda: “Perumpamaan antara orang yang dzikir pada Tuhannya dan yang tidak, seperti antara orang yang hidup dan yang mati”.

Ada banyak kenis dzikir yang bisa dibaca, fi antaranya bacaan tasbih, tahmid, takbir, hauqalah, dan lain sebagainya.

Selain itu menghadiri majelis istighotsah, tahlilan, atau forum dzikir lainnya karena itu termasuk bernilai ibadah.

2. Berdoa

Wanita haid boleh memperbanyak doa. Doa yang dilafalkan pun boleh doa apa saja.

3. Bersedekah

Bersedekah adalah salah satu ibadah yang bisa dilakukan kapan saja, baik saat haid atau tidak haid.

Sedekah mendatangkan kebaikan, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran.

Seperti yang disampaikan dalam QS Al-Zalzalah ayat 7-8, “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula”.

4. Mendengarkan Al Quran

Melansir laman laman resmi PCIN Sudan, amalan bagi perempuan haid lainnya adalah mendengarkan Al-Qur’an bukan membaca Al-Qur’an.

Hal ini juga dikategorikan sebagai ibadah, pahala orang yang mendengarkan bacaan Al-Qur’an dijelaskan dalam (QS Al-A’raf:204)

وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya: “Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah (baik-baik) dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.”

Mendengarkan bacaan Al-Qur’an dengan baik dapat menenangkan jiwa yang gelisah, melunakkan hati yang keras, serta mendatangkan petunjuk.

5. Membaca Sholawat

Membaca sholawat nabi juga bisa dilakukan saat haid.

Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sebanyak sepuluh kali, serta menghapus sepuluh kejelekannya."

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved