Breaking News:

UPDATE Vaksinasi, Total 84 Juta Warga Divaksin, Ini Beda Resiko Covid Sebelum dan Sesudah Vaksin

Data terakhir yang dirilis Satgas Covid-19, hingga Rabu (18/8/2021) hari ini,l warga yang telah menerima suntikan vaksin mencapai 84.595.839 orang.

Penulis: Suyanto | Editor: Suyanto
SURYA.CO.ID/Mohammad Romadoni
Seorang ibu hamil saat menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Puskesmas Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Sabtu (14/8/2021). 

SURYA.co.id I JAKARTA - Vaksinasi massal digelar secara masif di berbagai wilayah di Indonesia. Data terakhir yang dirilis Satgas Covid-19, hingga Rabu (18/8/2021) hari ini, total warga yang telah menerima suntikan vaksin mencapai 84.595.839 orang.

Dari total angka itu, sebanyak 55,192,494 diantaranya merupakan warga yang menerima suntik dosis pertama. Angka ini bertambah setelah ada tambahan 209,944 warga yang mengikuti suntik dosis pertama dalam 24 jam terakhir.

Sedang warga yang sudah vaksin dosis kedua berjumlah 29,403,345atau bertambah 244,296 orang.

INI BEDA RESIKO SESUDAH DAN SEBELUM DIVAKSIN

Disiplin menerapkan prokes menjadi kunci, selain mengikuti vaksinasi guna menyiapkan antibodi tubuh.

Ingat vaksin tidak membuat tubuh kebal terhadap penyakit tertentu. Namun, bagi tubuh yang sudah divaksinasi, gejala yang diderita tidak akan separah orang yang tidak melakukan vaksinasi.

Baca juga: UPDATE COVID INDONESIA: Tambah 15,768 , Sembuh 29.794, Meninggal 1,128 , Ini Tips Sembuh Covid-19

Berikut perbedaan gejala COVID-19 bagi orang yang sudah dan belum vaksin, sebagaimana artikel dr. Rizal Fadli berjudul "Perbedaan Gejala Covid-19 sebelum dan sesudah Divaksin", yang dilansir laman halodoc.com

Gejala Virus Corona Sebelum Divaksinasi

Gejala sebelum divaksinasi dapat terjadi dalam intensitas ringan hingga tinggi, tergantung pada kekebalan tubuh masing-masing pengidap. Gejala yang umum dialami, meliputi:

Sakit kepala;
Sakit tenggorokan;
Pilek;
Demam;
Kelelahan;
Hilangnya indra perasa;
Hilangnya indra penciuman;
Batuk berkepanjangan.
Dalam intensitas yang lebih parah, gejalanya meliputi:

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved