Breaking News:

Berita Perbankan

Super App Livin’ by Mandiri Bidik Kalangan Milenial dan Gen Z untuk Penuhi Gaya Hidup Digital

Bank Mandiri bahkan sudah menganggarkan capital expenditure (capex) sebesar Rp 2 triliun untuk alokasi pengembangan digital banking.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
Foto: bank mandiri
Ilustrasi generasi Milenial dan gen Z yang dibidik Bank Mandiri lewat layanan super App Livin’ by Mandiri. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pandemi Covid 19 yang masih melanda dunia diakui menjadi akselerator digitalisasi di berbagai industri termasuk sektor keuangan dan perbankan membuat ekonomi digital kian penting.

Meski demikian, ekonomi digital justru melesat 11 persen berdasarkan data dari studi Google, Temasek, dan Bain & Company. Hal ini menandakan, kebutuhan layanan digital masyarakat semakin masif di tengah pandemi.

"Bank Mandiri meyakini bahwa akselerasi pertumbuhan ekonomi digital akan terus berlanjut ketika pandemi berakhir," kata Timothy Utama, Direktur Information Technology Bank Mandiri, Rabu (18/8/2021).

Apalagi menurut data BPS terbaru, gabungan kaum milenial dan Gen Z yang merupakan pemicu pertumbuhan gaya hidup digital saat ini sudah mencapai hampir 54 persen jumlah penduduk Indonesia alias menjadi penduduk mayoritas di tanah air.

“Bank Mandiri memahami bahwa jumlah nasabah atau calon nasabah dari kaum milenial dan Gen Z akan semakin meningkat di tahun-tahun mendatang," tambah Timothy.

Kebutuhan layanan perbankan pun akan semakin bergeser yakni tidak hanya untuk menabung, mengambil kredit konsumen, atau melakukan berbagai transaksi keuangan tapi juga untuk berbagai kebutuhan gaya hidup.

Termasuk kebutuhan investasi mulai dari reksadana, obligasi, saham dan lain-lain.

"Untuk itu, kami telah menyiapkan roadmap strategi digital untuk menghadirkan layanan digital banking yang bisa dapat melayani seluruh kebutuhan nasabah tersebut,” jelas Timothy.

Serius dengan roadmap ini, Bank Mandiri bahkan sudah menganggarkan capital expenditure (capex) sebesar Rp 2 triliun untuk alokasi pengembangan digital banking, capabilities, dan infrastruktur.

Di samping itu, setidaknya terdapat tiga poin utama yang menjadi strategi utama pengembangan digital perseroan ke depan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved