Breaking News:

Penyesuaian Kapasitas Pengunjung pada Pusat Perbelanjaan Diharapkan Meningkatkan Ekonomi Nasional

Minggu pertama PPKM Level 4 Jawa Bali, ada 138 pusat perbelanjaan yang menerapkan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan/mall dengan penerapan prokes.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
Foto: Keminfo-KPCPEN 
Dialog bertema Penerapan Peraturan Baru di Sektor Usaha yang digelar Keminfo-KPCPEN menghadirkan narasumber Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan dan Alphonzus Widjaja, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI).  

SURYA.co.id | SURABAYA -  Pemerintah kembali memberikan penyesuaian peraturan bagi pusat perbelanjaan sekaligus tetap melakukan pengetatan protokol kesehatan.

Syarat wajib vaksin juga diterapkan bagi pengunjung untuk masuk ke dalam pusat perbelanjaan, dengan memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi dalam pengawasannya.

Peningkatan kapasitas maksimal pengunjung diharapkan dapat mendukung kebangkitan ekonomi nasional.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan mengatakan, dalam minggu pertama PPKM Level 4 Jawa Bali, ada 138 pusat perbelanjaan yang menerapkan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan/mall, dengan penerapan protokol kesehatan.

“Kita bekerja sama dengan APPBI untuk memutuskan mall mana saja yang bisa dilakukan uji coba dan kita lakukan pantauan yang cukup ketat,” kata Oke Nurwan, dalam dialog produktif digelar Kementerian Komunikasi dan Informasi bersama KPCPEN via kanal Youtube, Rabu (18/8/2021).

Dalam dialog bertema Penerapan Peraturan Baru di Sektor Usaha itu, Oke menyebutkan, uji coba dilakukan di beberapa pusat perbelanjaan di Bandung, Surabaya, Semarang, Bali dan Jakarta.

Melalui aplikasi Peduli Lindungi, didapatkan data jumlah orang yang masuk ke dalam mall dan pusat perbelanjaan.

Dari data yang diperoleh maka ada 523.000 orang kategori hijau atau yang telah divaksin dua kali.

Kemudian 491.000 orang kategori kuning yaitu baru sekali divaksin, dan sisanya adalah masuk kategori merah sehingga tidak dijinkan masuk ke pusat perbelanjaan.

“Hasil evaluasi kami, pengelola memang cukup ketat menerapkan peraturan tersebut sudah berjalan dengan baik. Kepatuhan pengelola mall juga cukup tinggi,” ungkap Oke.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved