Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Dari Total 1,3 Juta Sasaran, Baru 70 Ribu Pelajar SMA, SMK dan SLB Jatim yang Telah Divaksin

Dindik Jatim menyebutkan, bahwa saat ini sudah 70 ribu pelajar Jawa Timur jenjang SMA, SMK dan SLB yang telah divaksin covid-19.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Dindik Jatim) menyebutkan, bahwa saat ini sudah 70 ribu pelajar Jawa Timur jenjang SMA, SMK dan SLB yang telah divaksin covid-19.

Artinya, masih baru 5,3 persen pelajar SMA, SMK dan SLB Jatim yang telah menjalani vaksinasi dari total sasaran 1,3 juta orang.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi saat diwawancarai di Gedung Negara Grahadi, Rabu (18/8/2021).

Ia menyebutkan, vaksinasi pelajar terus dikebut untuk mendukung pembelajaran tatap muka terbatas.

“Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa beberapa waktu yang lalu sudah memberikan bantuan vaksinasi pada pelajar SMA/SMK masing-masing kabupaten/kota di Jawa Timur mendapatkan 1.000 dosis. Di samping itu juga ada SMA/SMK tertentu yang diberikan bantuan khusus oleh Gubernur maupun dari bupati/wali kota. Banyak juga siswa dan keluarga yang mengikuti vaksinasi di berbagai tempat. Oleh karena itu kami berharap vaksinasi ini bisa memberikan support terhadap rencana pembelajaran tatap muka terbatas,” kata Wahid.

Di sampaikan Wahid, menurut Inmendagri terbaru, pembelajaran tatap muka sudah dibolehkan untuk daerah yang sudah diterapkan PPKM Level 1, Level 2 dan Level 3. Hanya PPKM Level 4 yang tidak boleh menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas.

Oleh sebab itu, Wahid menyebutkan, bahwa sejatinya Jatim sudah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas. Tinggal memastikan untuk ketercapaian vaksinasi baik untuk pelajar maupun tenaga pengajaranya. Idealnya semua harus sudah divaksin dua dosis.

“Kami sudah menyiapkan protokol kesehatan di masing-masing sekolah. Yang pertama untuk sarana prasarana, pelaksanaan protokol kesehatan sudah siap. Tinggal kita menyiapkan vaksinasi untuk pelajar yang sudah divaksin. Kalau sekarang sudah sekitar 70 ribuan yang sudah divaksin dari total sasaran yang di bawah kewenangan provinsi yaitu SMA, SMK dan SLB 1,3 juta,” tegas Wahid.

Sedangkan untuk capaian vaksinasi bagi tenaga kependidikan, saat ini sudah 90% lebih dilakukan vaksinasi. Baik untuk dosis satu maupun dosis kedua.

Sementara itu, terkait status penerapan PPKM di ke Jawa Timur ada 17 kabupaten/kota masuk dalam kategori PPKM Level 4. Yaitu Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Madiun, Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun dan Kota Kediri.

Selanjutnya Kota Blitar, Kota Batu, Kabupaten Trenggalek, Lumajang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Kabupaten Bangkalan, Lamongan dan Kabupaten Mojokerto.

Sedangkan untuk Level 3 di Jatim, yaitu Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Kediri, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Tuban, Kabupaten Jember, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Jombang, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Blitar, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Magetan, Kabupaten Nganjuk, Kota Probolinggo dan Kota Pasuruan. Sedangkan yang level 2 di Jatim hanya Kabupaten Sampang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved