Berita Lumajang
Pilkades Serentak di Kabupaten Lumajang, Ada Satu Desa Nihil Pendaftar
Tak satu pun warga menyalonkan diri sebagai bakal calon kepala desa di Desa Sombo Kecamatan Gucialit.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Proses penjaringan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Lumajang resmi ditutup.
Ada banyak ratusan calon akan berebut kursi kekuasaan di tingkat desa.
Sebab ada beberapa desa memiliki bakal calon 10 orang.
Namun, dibalik itu rupanya ada satu desa yang justru sebaliknya.
Tak satu pun warga menyalonkan diri sebagai bakal calon di Desa Sombo Kecamatan Gucialit.
Bahkan kades incumbent pun tak segera mendaftarkan diri.
Padahal kades tersebut telah mengantongi surat rekomendasi Inspektorat yang menyatakan dirinya bebas dari tanggungan tugas kewajiban.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lumajang Mustajib mengaku, belum mengetahui penyebab desa Sombo, Kecamatan Gucialit nihil pendaftar.
Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Pasien Isolasi Mandiri di Kota Malang Dibawa ke Lokasi Isoter
Menurutnya, sejauh ini banyaknya berkas yang harus dipenuhi pelamar tidak menjadi masalah.
Buktinya, ada 4 desa yang malah kebanjiran pendaftar.
"Seperti Desa Kenongo Kecamatan Gucialit itu ada 10 pendaftar. Berikutnya Desa Ranulogong Kecamatan Randuagung punya 9 pendaftar. Kemudian, Desa Sawaran Lor Kecamatan Klakah dan Desa Kebonsari Kecamatan Sumbersuko itu sama-sama punya 6 pendaftar," katanya.
Menurut Mustajib, untuk mengatasi kekosongan kursi calon kades pihaknya akan membuka perpanjangan waktu selama 20 hari.
Selanjutnya, bagi pelamar yang sudah memenuhi syarat adminitrasi bakal melanjutkan tahapan seleksi kontestasi politik lima tahunan tersebut.
"Kalau untuk pendaftar yang telah memenuhi syarat administrasi dan melebihi dari lima orang bakal dilakukan seleksi wawancara untuk menjaring lima calon," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pilkades-gelombang-terakhir-di-jember.jpg)