Breaking News:
Grahadi

Berita Surabaya

Penilaian Calon Pengisi Jabatan di Pemprov Jatim Dimulai, 27 Peserta Malah Tidak Hadir

"Hari ini sudah dimulai assessment. Yang ikut hanya 58 orang dan 27 tidak ikut," ungkap pejabat yang akrab disapa Yuyun ini, Senin (16/8/2021)

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam sebuah pertemuan di Gedung Negara Grahadi Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Tahapan seleksi jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama memasuki masa assessment. Namun di awal masa assesment sudah ada 27 peserta yag gugur karena tidak menghadiri proses seleksi administrasi itu.

Kepala BKD Provinsi Jawa Timur, Indah Wahyuni mengatakan, dari hasil seleksi administrasi, total ada 85 orang yang dinyatakan lolos. Namun dari jumlah itu, hanya 58 orang di antaranya yang harus mengikuti asesmen. Sedangkan 27 orang lainnya tidak mengikuti assessment.

"Hari ini sudah dimulai assessment. Yang ikut hanya 58 orang dan 27 tidak ikut," ungkap pejabat yang akrab disapa Yuyun ini, Senin (16/8/2021)

Sesuai ketentuan, Yuyun mengatakan bahwa ASN yang telah melakukan assessment dalam waktu 3 tahun, maka hasilnya masih berlaku. Sehingga 27 orang yang sudah melakukan assessment dalam tiga tahun terakhir masih bisa menggunakan hasil assessment tersebut.

Lebih lanjut, Yuyun menjelaskan pelaksanaan assessment akan dilakukan hingga 18 Agustus 2021 mendatang. Pelaksanaan assessment ini dibagi dua kelompok. Setiap kelompok, menjalani dua kali tes yakni tes tulis dan wawancara.

"Kita tunggu hasilnya. Tentunya kita semua berharap agar hasil tes assessment ini bisa menghasilkan ASN yang kompeten dalam menempati setiap posisi yang kini dibuka seleksinya," tegasnya.

Di sisi lain, hari ini sekaligus menjadi hari terakhir masa perpanjangan pendaftaran untuk empat posisi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Jatim.

Empat jabatan yang pendaftarannya diperpanjang itu adalah Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekdaprov Jatim, Asisten Pemerintahan Sekdaprov Jatim, Dinas Kesehatan dan Wadir Penunjangan Medik RSUD dr Soedono Madiun.

Terkait perpanjangan pendaftaran yang hari ini ditutup pukul 24.00 WIB tersebut, Yuyun mengatakan bahwa sudah cukup banyak pendaftar yang masuk.

Paling tidak dengan perpanjangan ini menambah jumlah pendaftar yang semula tidak mencukupi batas minimal peserta seleksi. Namun untuk update jumlah peserta yang mendaftar, Yuyun belum bisa menyebutkan.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved