Sabtu, 18 April 2026

HUT Ke 76 Kemerdekaan RI

Ketua DPRD Surabaya: Mari Saling Bantu dan Gotong-Royong Pulihkan Ekonomi 

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 RI pada 17 Agustus 2021 menjadi momentum seluruh warga Surabaya untuk menyatukan energi menghadapi pandemi.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
SURYA.CO.ID/Yusron Naufal Putra
Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono mengajak warga Surabaya saling bantu dan gotong royong guna pemulihan ekonomi Kota Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2021 menjadi momentum seluruh warga Surabaya untuk menyatukan energi menghadapi pandemi Covid-19.

“Lebih dari setahun pandemi Covid-19 mengubah berbagai tata kehidupan. Kita harus bersama-sama menghadapinya dengan gotong-royong. Saat ini momentum merdeka dari pandemi,” ujar Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, Senin (16/8/2021).

Sambil berseru, Dirgahayu Republik Indonesia ke-76. Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh! Adi juga mendorong agar semua pihak saling membantu terhadap sesama demi menyelamatkan nyawa.

Saat ini semua berjibaku menghadapi pandemi. Adi mengajak warga untuk menyerap seluruh energi para pejuang.

Melipatgandakan semangat kerja gotong-royong demi menyelamatkan banyak nyawa dan membantu warga terdampak ekonomi.

Gotong-royong harus menjadi pilar penanganan pandemi, baik terkait penanganan sektor kesehatan maupun pemulihan ekonomi dan bantuan sosial. 

“Dan kita semua bersyukur, gotong royong itu terimplementasi nyata di Surabaya,” ujar Adi yang juga Ketua DPC PDIP Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji bergotong-royong bersama menggerakkan seluruh energi di Surabaya agar semakin banyak warga yang  terselamatkan. Jumlah kasus covid aktif bisa terus ditekan. Saat ini covid terus melandai. 

Partai politik pun bergotong-royong, bergerak, membantu masyarakat. PDIP, misalnya, membuka posko-posko di setiap kecamatan.

Para pelajar juga bergotong-royong membantu Pemerintah Kota. Demikian pula berbagai organisasi, komunitas, maupun inisiatif-inisiatif pribadi, bergerak membantu warga lewat pemberian sembako hingga kebutuhan harian pasien isolasi mandiri.

“Pemerintah pusat dan kota juga memberikan berbagai skema bantuan untuk meringankan warga. Semuanya saling menguatkan,” ujar  mantan jurnalis alumnus Unair ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved