Breaking News:

PPKM Level 3 Banyuwangi

Turun Level 3, Kabupaten Banyuwangi segera Gelar Pembelajaran Sekolah Tatap Muka Terbatas

Dipastikan turun Level 3 sebaran covid-19,  Banyuwangi kini mempersiapkan untuk pembelajaran sekolah tatap muka terbatas.

Penulis: Haorrahman | Editor: Parmin
surya.co.id/haorrahman
Suasana pembelajaran tatap muka di Banyuwangi sebelum PPKM Darurat yang akhirnya ditutup kembali. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Dipastikan turun Level 3 sebaran covid-19,  Banyuwangi kini mempersiapkan untuk pembelajaran sekolah tatap muka terbatas.

Hal ini berdasar Surat Edaran Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi nomor 421/4113/429.101/2021  tentang kebijakan pembelajaran di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 3 Kabupaten Banyuwangi.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto mengatakan, Satgas akan ikut serta mendampingi dan memberikan edukasi kepada guru, orang tua, peserta didik, hingga masyarakat di lingkungan sekolah tentang penerapan protokol kesehatan.

"Satgas COVID-19 Banyuwangi akan turun  melakukan pengawasan. Kita minta masyarakat juga bisa melakukan aktivitas dengan taat protokol kesehatab," ujar pria yang juga menjabat Dandim 0825 Banyuwangi ini, Minggu (15/8/2021).

Itu dilakukan agar pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas di Kabupaten Banyuwangi ini bisa berjalan dengan aman sesuai ketentuan protokol kesehatan.

"Nanti apabila ada temuan tentu akan kita evaluasi," katanya.

Dalam surat edaran tersebut disebutkan, bagi sekolah jenjang SD dan SMP bisa melaksanakan pembelajaran secara tatap muka dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Sementara bagi jenjang PAUD hanya diperkenankan batas maksimal 33 persen saja.

Plt Kepala Dispendik Banyuwangi, Suratno mengatakan kebijakan ini diambil setelah adanya intruksi dari pemerintah pusat hingga adanya edaran satgas Covid-19 untuk pelaksanaan PPKM level 3 di Kabupaten paling timur pulau Jawa ini.

"Ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 30 tahun 2021 dan surat edaran dari satgas Covid-19 kabupaten Banyuwangi nomor 054/SE/STPC/2021 yang memperbolehkan pembelajaran dengan syarat tertentu," kata Suratno. 

Sementara dalam pelaksanaannya, sekolah juga diwajibkan menjalankan standard prosedur sesuai dengan ketentuan pembelajaran tatap muka dimasa pandemi Covid-19. 

"Di lingkungan sekolah itu juga wajib berada pada zona rendah COVID-19. Mendapatkan persetujuan dari orang tua, komite sekolah hingga Satgas COVID-19 Kecamatan. Sekolah juga dilarang untuk mengadakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, bagi semua guru dan tenaga pendidik di sekolah yang akan melaksanakan kegiatan belajar mengajar wajib sudah divaksin.

Selain itu, sekolah juga diwajibkan memiliki sarana prasarana protokol kesehatan, seperti mengatur jarak minimal 1,5 meter, fasilitas cuci tangan, hingga kelengkapan lainnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved