Breaking News:

Penanganan Covid

Satgas Covid-19 Terus Ingatkan Warga Kediri Patuhi Protokol Kesehatan kendati Tak Ada Zona Merah

Tren kasus aktif Covid-19 terus mengalami penurunan jika dibandingkan pada saat akhir bulan Juli 2021

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Farid Mukarrom
Satgas Covid-19 Terus Ingatkan Warga Kediri Patuhi Protokol Kesehatan kendati Tak Ada Zona Merah 

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | KEDIRI - Tren kasus aktif Covid-19 terus mengalami penurunan jika dibandingkan pada saat akhir bulan Juli 2021.

Hal ini kemudian berdampak dengan tidak adanya RT atau Desa yang berstatus zona merah dan orange di Kabupaten Kediri.

Sekertaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri Slamet Turmudi menyampaikan, sejak beberapa hari terakhir tren kasus Covid-19 di Kabupaten Kediri mulai melandai.

"Tren kasus Covid-19 di Kabupaten Kediri mulai menurun. Termasuk saat ini di Kabupaten Kediri sudah tidak ada lagi RT yang masuk zona merah dan orange," ujarnya kepada SURYA.co.id Minggu (15/8/2021).

Slamet Turmudi yang juga menjadi Kepala BPBD Kabupaten Kediri ini optimis Kabupaten Kediri bisa segera masuk zona kuning.

"Jadi saat ini untuk RT di Kabupaten Kediri statusnya adalah zona kuning dan hijau. Apa indikatornya kalau RT zona kuning, dimana di wilayah itu ada satu sampai tiga rumah yang terkonfirmasi positif Covid-19. Jika lebih maka statusnya akan berubah orange atau merah. Dan alhamdulilah di Kabupaten Kediri semuanya saya pertegas lagi adalah zona kuning dan hijau," jelasnya.

Kendati demikian Slamet Turmudi mengajak masyarakat untuk tetap patuhi protokol kesehatan.

"Jangan sampai abai dengan Protokol Kesehatan, agar semua upaya yang kita lakukan ini tidak sia - sia," ungkapnya.

Seperti yang diketahui sebelumnya berdasarkan data dari infocovid19.jatimprov.go.id, per hari Sabtu tanggal (14/8/2021) terdapat tambahan 124 pasien sembuh dari Covid-19.

Sementara itu untuk total jumlah keseluruhan kasus Covid-19 di Kabupaten Kediri sudah mencapai 12117 orang.

Jumlah ini sudah mencakup 1847 kasus aktif, kemudian 9345 sembuh dan meninggal 925 orang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved